RADAR BOGOR - Banjir di Perumahan Grand Mutiara 2, Cileungsi, Kabupaten Bogor, menyebabkan ratusan warga terpaksa bolos kerja alias tidak bekerja.
Ketua RT 05 Komplek Grand Mutiara 2 Cileungsi Bogor, Zamzam Riyadi mengatakan, bahwa banjir yang terjadi kemarin sore itu berdampak pada banyaknya karyawan yang bolos kerja.
"Yang jelas mereka bolos kerja karena banjir belum surut sampai pagi, motor dan mobil warga Perumahan Grand Mutiara Bogor gak bisa keluar," beber dia.
Zamzam menyampaikan, dari 1.637 warga perumahan yang terkena banjir itu, ada ratusan warga yang izin bekerja.
"Bisa nyampe kurang lebih 30% ada 300 warga izin kerja," jelas dia.
Selain itu, Zamzam mengatakan kejadian banjir yang terjadi pada kamis sore itu bukan hanya diguyur hujan deras saja.
Namun ada tanggul jebol dan tumpukan sampah yang mengakibatkan aliran kali tersendat.
"Kejadian kemarin kurang lebih habis ashar ada info juga disana ada perumahan yang baru ada beberapa tanggul yang jebol, terus memang sampah juga banyak," ungkapnya.
Dia mengakui bahwa, kejadian banjir yang terjadi di wilayah itu baru pertama kali terjadi selama lima tahun dirinya tinggal di perumahaan itu.
Baca Juga: Catat Nih, Pelajar Kota Bogor Dilarang Lakukan SOTR Selama Ramadhan, Jika Nakal Bakal Ditahan
"Memang di sini belum pernah selama lima tahun disini, tapi kemarin air masuk ke rumah. Kejadian baru pertama," ujar dia.
Begitupun, zamzam menilai akibat banjir itujuga lantaran kali yang tersedia di Perumahan tersebut berukuran cukup kecil dan perlu penambahan.
"Saat kejadian air ada sampai sekitar 80 cm kurang lebih 1 meter. Sebenarnya aliran cukup kecil biasanya, harusnya utama dua sampai tiga meter (lebar kali)," pungkasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga