RADAR BOGOR - Adanya penyempitan Sungai mengakibatkan, 73 unit rumah warga yang tak jauh dari kediaman Presiden Prabowo Subianto di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor kebanjiran.
Menindaklanjuti kasus tersebut, Bupati Bogor Rudy Susmanto langsung mendatangi lokasi terutama Sungai Cijayanti, Sabtu (1/3/2025).
Bupati Bogor mengaku, mendapatkan banyak aduan dari masyarakat khususnya pasca Kabupaten Bogor diguyut hujan yang cukup deras.
Di beberapa titik wilayah, kata Rudy Susmanto, terjadi banjir salah satunya ada di Desa Cijayanti Kecamatan Babakanmadang.
Kali ini, Bupati Bogor sengaja mengajak para pejabat Dinas PUPR hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Kita akan segera laksanakan normalisasi sungai, tapi apa yang terjadi, kalaupun kita lakukan normalisasi ini butuh perhatian dari seluruh pengembang yang ada di Kabupaten Bogor,” jelas Rudy Susmanto.
Bupati Bogor mengultimatum, pengembang perumahan sebelum melakukan pembangunan terlebih dulu harus menyelesaikan turap atau tembok penahan tanah yang berbatasan dengan sungai.
“Jadikan dulu turap, baru galian tanahnya di pinggir tidak ke sungai,” tegas Rudy Susmanto.
Lebih lanjut ia mengatakan, jika tak ada perhatian dari pengembang untuk membangun turap lebih dulu maka sungai dinormalisasi puluhan kali pun sedimentasinya akan tetap tinggi.
“Ini butuh perhatian, kami tidak tidak alergi terhadap dunia investasi, kita akan dukung investasi tapi investasi di Kabupaten Bogor jangan sampai merusak lingkungan,” papar Rudy Susmanto.
Mantan Ketua DPRD Kabupaten Bogor itu menegaskan, harus ada sinergi bersama-sama.
“Tentunya, kita akan tidaklanjuti setelah ini kepada para pengembang, kita butuh perhatian bersama-sama jangan sampai apa yang dilakukan tujuannya baik akhirnya merugikan masyarakat,” tuturnya.
Saat di Sungai Cijayanti, Rudy Susmanto memperlihatkan, banyak tumpukan tanah merah perumahan termasuk sampah masuk ke sungai sehingga terjadi banjir. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim