Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tembok Pembatas Jebol Diterjang Banjir Bandang, Dua Sekolah di Megamendung Bogor Luluh Lantak

Reka Faturachman • Senin, 3 Maret 2025 | 13:55 WIB
Guru-guru di SDN Cipayung Girang 2 dan 3 Megamendung sedang berupaya membersihkan lumpur pasca bencana banjir bandang pada Minggu (2/3/2025).
Guru-guru di SDN Cipayung Girang 2 dan 3 Megamendung sedang berupaya membersihkan lumpur pasca bencana banjir bandang pada Minggu (2/3/2025).

RADAR BOGOR - Bencana banjir bandang di Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung pada Minggu (2/3/2025) malam mengakibatkan dua sekolah ikut terdampak.

Derasnya aliran air membuat SDN Cipayung Girang 2 dan 3 Megamendung luluh lantak. Seluruh ruang kelas dan kantor di kedua sekolah ini kotor dan berantakan.

Kepala SDN Cipayung Girang 3, Sri Rahayu menuturkan bencana terjadi sekira pukul 21.00 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah Megamendung.

"Banjir ini berasal dari aliran Sungai Ciliwung yang meluap. Derasnya air membuat pagar beton pembatas sekolah jebol. Akhirnya air dan lumpur masuk ke sekolah ini," beber Sri kepada Radar Bogor, Senin (3/3/2025).

Total ada 8 kelas dan 2 kantor yang rusak akibat sapuan banjir bandang tersebut. Banjir juga merusak buku, dokumen, pintu, meja, kursi, serta gerbang kedua sekolah.

Upaya penanganan tengah dilakukan secara swadaya oleh para pengajar dibantu personel dari Pramuka dan guru-guru dari sekolah lain di Kecamatan Megamendung.

Mereka mengeruk lumpur yang tebalnya sekira 40 centi dari dalam ruang kelas secara bersama-sama.

Upaya penyemprotan dari PDAM atau Damkar tengah didorong pihak sekolah untuk mempercepat proses pemberihan.

Sri mengungkapkan bencana ini bukan pertama kali terjadi di sekolahnya. Banjir bandang juga sempat terjadi pada 5 tahun lalu meskipun skalanya tidak lebih besar dibanding tahun ini.

"Makanya kami berharap kedua sekolah ini direlokasi karena bukan tidak mungkin bencana yang sama terjadi pada saat anak-anak belajar," keluh Sri.

Beruntung tidak ada korban luka maupun jiwa dalam bencana ini. Hal itu lantaran sekolah yang sedang libur awal Ramadan 2025. (fat)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #megamendung #banjir bandang