Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dorong Kawasan Puncak Kembali Jadi Kebun Teh dan Hutan, Gubernur Jawa Barat Bakal Evaluasi Pembangunan Objek Wisata yang Dikelola Jaswita

Reka Faturachman • Senin, 3 Maret 2025 | 19:43 WIB
Kawasan wisata Hybisc Puncak, Cisarua terletak ditengah perkebunan Teh sehingga mengganggu daya serap air ketika hujan turun. Senin (3/3/2025).
Kawasan wisata Hybisc Puncak, Cisarua terletak ditengah perkebunan Teh sehingga mengganggu daya serap air ketika hujan turun. Senin (3/3/2025).

RADAR BOGOR - Rentetan bencana yang terjadi di Kawasan Puncak, khususnya di Cisarua dan Megamendung disoroti Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Gubernur Jawa Barat menilai, banjir bandang yang terjadi, akibat luapan Sungai Jayanti itu diakibatkan maraknya perubahan fungsi lahan di Kawasan Puncak Bogor, menjadi Villa dan spot rekreasi.

"Dari data yang kami miliki sudah lebih dari 1.000 hektar lahan di Kawasan Puncak Bogor sudah beralih fungsi," ujar Gubernur Jawa Barat yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) pada video yang dibagikannya, Senin (3/3/2025).

KDM pun meminta BUMN PT Perkebunan Nusantara untuk menghentikan berbagai aktivitas alih fungsi lahan di kawasan Puncak.

Menurut KDM semestinya alih fungsi lahan bukan hanya bertujuan pada nilai ekonomi tapi justrh mengutamakan sisi konserbasi dan perlindungan lingkungan.

KDM juga menyoroti aktivitas pembangunan objek wisata yang dikelola oleh BUMD PT Jaswita Jabaf Property dan PTPN. Ia melihat proyek ini menjadi salah satu penyebab meningkatnya aliran air di sungai.

Dedi pun menegaskan bahwa dirinya tidak akan segan-segan untuk mengevaluasi keberadaan objek wisata ini. Dan membuka peluang mengembalikan areal tersebut sebagai kebun teh atau hutan.

"Bencana ini menjadi pembelajaran penting bahwa mengelola alam tidak boleh ugal-ugalan dan harus sesuai fitrah alam. Diperlukan keberanian yang kuat dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk membenahi Puncak," tekan dja.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #gubernur jawa barat #kawasan puncak