Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pasokan Air Bersih Terdampak Bencana, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Tetap Berupaya Optimalkan Pelayanan

Abilly Muhamad • Rabu, 5 Maret 2025 | 10:56 WIB
Warga saat mendapatkan pasokan air bersih dari Perumda Air Minum Tirta Kahuripan.
Warga saat mendapatkan pasokan air bersih dari Perumda Air Minum Tirta Kahuripan.

RADAR BOGOR - Akibat cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Bogor dengan intensitas hujan tinggi, tentu mempengaruhi pelayanan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan dalam memproduksi air bersih.

Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Abdul Somad mengatakan, intensitas hujan tinggi menyebabkan banjir di sumber-sumber air baku miliknya yang berasal dari Sungai Ciliwung, Cikeas, Cimanceuri, Cidurian.

Sehingga, kata dia, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan tidak bisa memproduksi air bersih dikarenakan terbawanya material lumpur serta sampah pada arus sungai.

"Wilayah yang terdampak khususnya di seluruh pelanggan cabang Pelayanan Cibinong dan Babakan Madang, kemudian ada sebagian pelanggan yang terdampak di cabang Pelayanan Parung Panjang, Jonggol, dan Kemang. Maka dari itu kepada pelanggan kami mohon maaf atas gangguan yang terjadi," ungkapnya Rabu (5/3/2025).

Terlebih, menurutnya, bertepatan bulan Ramadhan pihaknya memahami bahwa momentum ini kebutuhan air bersih pada pelanggaran jauh lebih tinggi dibanding biasanya.

Untuk itu, pihaknya akan mengerahkan armada truk tangki upaya bantuan air bersih bagi pelanggan yang terdampak.

"Sebagai bentuk komitmen kami dalam pelayanan air bersih, bagi pelanggan yang membutuhkan bantuan air bersih silahkan menghubungi kami di nomor 1500862 untuk call center, 082119969008 untuk whatsapp, dan bisa DM akun Instagram kami @perumdaairminumtirtakahuripan," jelas dia.

Selain itu, kata Abdul, tim Perumda Air Minum Tirta Kahuripan telah melakukan mitigasi khususnya di hulu Sungai Ciliwung yakni telaga saat usai terjadi longsor di Cisarua Bogor. Hasil mitigasi itu, dalam kondisi normal.

Diketahui telah terjadi longsor di belakang Mesjid At-Ta’awun Puncak dan masuk ke aliran Sungai Ciliwung.

Telah terjadi bencana banjir bandang dan bencana longsor di Kampung Pensiunan Tugu Utara, Kecamatan Cisarua.

"Hal-hal yang terjadi pada point 2 dan 3 diatas mengakibatkan material longsoran yang masuk ke aliran Sungai Ciliwung sehingga Tingkat kekeruhan/NTU Sungai Ciliwung sangat tinggi, dan menyulitkan proses produksi," papar dia.

Meski begitu, Abdul Somad mengatakan akan segera mungkin melakukan normalisasi pengaliran jika tingkat kekeruhan sumber air sudah kembali normal, juga menghimbau kepada seluruh warga untuk tidak membuang sampah di aliran sungai.

"Dan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bogor untuk selalu berdoa agar bencana yang menimpa segera berlalu sehingga proses produksi air bersih untuk pelanggan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan dapat lancar kembali," pungkasnya. (rp2)

Editor : Yosep Awaludin
#bencana #bogor #Perumda Air Minum Tirta Kahuripan