Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Uskup Agung Ende Mgr. Paul Budi Kleden SVD Pimpin Misa Kudus di Stasi Santo Laurensius Parung Panjang

Dede Supriadi • Kamis, 6 Maret 2025 | 21:03 WIB
Uskup Agung Ende, Mgr Paulus Budi Kleden SVD, memimpin misa kudus bersama umat Katolik Parung Panjang di Kapela Stasi Santo Laurensius, Kecamatan Parung Panjang.
Uskup Agung Ende, Mgr Paulus Budi Kleden SVD, memimpin misa kudus bersama umat Katolik Parung Panjang di Kapela Stasi Santo Laurensius, Kecamatan Parung Panjang.

RADAR BOGOR - Uskup Agung Ende, Mgr Paulus Budi Kleden SVD, memimpin misa kudus bersama umat Katolik Parung Panjang di Kapela Stasi Santo Laurensius, Kecamatan Parung Panjang, pada Minggu (2/5/2025).

Uskup Paul Budi didampingi oleh 4 Romo yakni Romo Vikaris Paroki Santa Maria Tak Bernoda Rangkas Bitung, Romo Yohanes Anggi, Romo Damasus Sumadi CMF, Romo Yulius Cherlyono Neong CMF, Pater Lorens Da Costa SVD dan juga dihadiri oleh hampir 1.000 umat Katolik di Parung Panjang dan sekitarnya.

Hadir juga Duta Besar Indonesia untuk Mozambique periode 2016-2021, Bapa Tito Do Santos Batista, para tamu undangan lain dan juga umat dari Jabodetabek yang rindu bertemu Bapa Uskup Ende Mgr. Paul Budi. Misa berlangsung khidmat dan penuh kegembiraan.

Sementara itu Romo Anggi selaku wakil Pastor Paroki dalam sambutannya mengatakan banyak uskup sangat mencintai stasi ini. Apalagi stasi ini umatnya semangat, aktif dan bersinergi dalam melayani Tuhan dan sesama melalui bidang-bidang yang ada di dalam Gereja Katolik.

“Stasi ini umatnya paling banyak dan paling semangat dibandingkan stasi yang lain di Paroki ini”, kata Romo Anggi disambut tepuk tangan yang meriah.

Setelah misa, Mgr Budi Kleden meluangkan waktu untuk berdialog dan berbagi kebahagiaan dengan umat paroki, menunjukkan keteladanan dalam pelayanan dan kasih terhadap sesama.

Misa ini menjadi momen berharga bagi umat Stasi Parung Panjang, mengingatkan mereka akan pentingnya menjalankan nilai-nilai kristiani dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membantu mereka yang kurang beruntung.

Dalam acara ramah tamah tampil atraksi budaya Nusantara dari umat yakni dari Sumatera, NTT, Ambon, Jawa dan daerah lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa Stasi ini menunjukkan ikon diri sebagai “Center of Indonesian Local Culture” sebagai karakteristik dan warna khas umat Katolik di Parung Panjang ini dalam perkembangannya selaras zaman.(*)

Editor : Dede Supriadi
#umat katolik #Uskup Agung Ende #parung panjang