Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bukan Hanya Bongkar Hibisc Fantasy, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Temukan Rencana Khusus untuk Mencegah Banjir Susulan di Puncak Bogor

Robecca Sesaria • Jumat, 7 Maret 2025 | 16:28 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di lokasi tempat wisata Hibisc Fantasy kawasan Puncak Kabupaten Bogor.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di lokasi tempat wisata Hibisc Fantasy kawasan Puncak Kabupaten Bogor.

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sedang mencari jalan keluar untuk mencegah banjir susulan di wilayah pimpinannya. Menurut Dedi Mulyadi, pemicu banjir parah di wilayah Bekasi, Bogor, Karawang hingga Jakarta adalah karena derasnya hujan di wilayah Puncak.

Mantan Bupati Purwakarta ini menegaskan bahwa ada salah satu tempat wisata di Puncak Bogor yang diduga menjadi pemicu banir yakni Hibisc Fantasy.

Wisata Hibisc Fantasy merupakan area rekreasi yang berada di kawasan Puncak Bogor yang dikelola anak perusahaan BUMD PT Jaswita Jabar.

Baca Juga: Seleksi PPPK Tahap 2 Sedang Berjalan, PPPK Apakah Dapat Dana Pensiun Seperti PNS? Ini Penjelasannya

Diketahui bahwa luas area rekreasi wisata Hibisc Fantasy ini tidak sesuai dengan luas yang didaftarkan saat meminta perizinan pemerintah.

Taman rekreasi tersebut mendapatkan izin mengelola kawasan seluas 4.800 meter persegi. Namun, area rekreasi tersebut telah meluas mencapai 15.000 meter persegi.

Kelebihan lahan area rekreasi tersebut diduga menjadi pemicu banjir karena Hibisc Fantasy telah mengambil alih fungsi lahan hutan dan perkebunan yang dibeton dan menjadi lokasi wisata.

Dedi Mulyadi mengatakan pembongkaran dilakukan oleh personil dari Satpol PP Jabar dibantu dengan Pemkab Bogor.

Baca Juga: Rekrutmen Bersama BUMN 2025 Dibuka Hari Ini, Simak 10 Perusahaan dengan Gaji Tertinggi, Nomor 1 Capai Rp60 Juta

Dedi telah memperingatkan kepada perusahaan tersebut untuk membongkar kelebihan lahan tersebut. Namun, sampai saat ini tidak dilakukan.

“Karena tidak mau bongkar sendiri, perintah saya bongkar mulai hari ini,” kata Dedi Mulyadi.

Ia juga menegaskan bahwa penertiban alih fungsi lahan di kawasan Puncak Bogor tidak akan pandang bulu.

Baca Juga: Minum Kopi Saat Sahur, Aman atau Tidak? Begini Jawaban Santai dr. Tirta, Pecinta Kafein Wajib Tahu

Hal ini Dedi lakukan agar kejadian ini menjadi contoh bagi siapapun, bahwa yang melanggar harus ditindak.

“Dan saya tidak segan-segan walaupun ini adalah PT BUMD Provinsi Jawa Barat harus menjadi contoh bagi siapapun, bahwa yang melanggar harus ditindak, kita kasih contoh ke seluruh warga Jawa Barat,” tegasnya.

Setelah pembongkaran, Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa hari ini, Jumat, 7 Maret 2025 ia akan kembali mendatangi wilayah Puncak Bogor.

Baca Juga: Cek Sekarang! Inilah Arti 7 Notifikasi di Mola BKN Terkait Penetapan NIP CPNS dan PPPK

Pria yang akrab dipanggil Kang Dedi ini akan segera membenahi kawasan Puncak agar kembali menjadi wilayah hutan dan perkebunan.

“Hari ini saya fokus untuk membenahi wilayah Puncak untuk kembali ke awalnya menjadi wilayah hutan, perkebunan,” ujar Dedi Mulyadi dalam postingan TikTok-nya pada Jumat, 7 Maret 2025.

Nantinya, Kang Dedi akan mengubah tempat wisata di Puncak tersebut menjadi kawasan hutan dan perkebunan seperti sediakala dengan cara melakukan reboisasi.

Tak hanya lakukan reboisasi, Dedi Mulyadi juga menyiapkan rencana khusus untuk wilayah Puncak Bogor.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Ambil Langkah Tegas untuk Mengatasi Masalah Patung Penyu Rp15 Miliar yang Terbuat dari Kardus

Rencana khusus tersebut adalah dalam 10 hari ke depan, Dedi Mulyadi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan modifikasi cuaca.

“Menghadapi cuaca yang ekstrem, hujan yang deras yang diperingatkan oleh BMKG, antara tanggal 10 sampai 20 Maret 2025,” jelasnya.

“Mudah-mudahan saya tidak salah dalam melihat, Pemprov Jawa Barat akan melakukan modifikasi cuaca selama 10 hari dan mudah-mudahan modifikasi itu bisa mengurangi beban air yang jatuh ke wilayah rawan banjir,” tutup Dedi Mulyadi.

Langkah cepat ini Dedi Mulyadi lakukan supaya bisa meringankan beban warga Jawa Barat yang terdampak banjir.***

Editor : Eka Rahmawati
#dedi mulyadi #bogor #puncak #gubernur jawa barat #banjir