Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Puncak Kabupaten Bogor jadi Langganan Banjir, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Tegaskan Penyelesaian Masalah bukan Cuma Kirim Sembako, Tapi Begini!

Lucky Lukman Nul Hakim • Senin, 10 Maret 2025 | 11:33 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat memberikan arahan kepada kepala daerah.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat memberikan arahan kepada kepala daerah.

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tak main-main dalam menyelesaikan masalah banjir dan longsor di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

Dedi Mulyadi mengaku, heran dan aneh sebab wilayah Puncak Kabupaten Bogor kini banjir.

Menurut Dedi Mulyadi, tak aneh jika Kabupaten Karawang, Bekasi, Subang mengalami banjir karena daerahnya rendah dan cekungannya ke bawah.

"Ini Puncak Kabupaten Bogor banjir," ucapnya ketika koordinasi dengan para kepala daerah se-Jawa Barat.

"Saya diberikan petunjuk sama Allah untuk segera melakukan perubahan-perubahan," sambung Dedi Mulyadi.

Perubahan yang pertama, kata Dedi Mulyadi, pihaknya akan mengevaluasi tata ruang Provinsi Jawa Barat (Jabar) secara bersama dengan Menteri Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang dihadiri para ketua DPRD.

Kenapa? Dedi Mulyadi menegaskan, kesadaran apabila tidak dibangun saat ini maka bencana akan terus datang dalam setiap tahunnya.

Dedi Mulyadi tidak ingin jadi gubernur, yang setiap bencana penyelesaiannya hanya dengan memberikan sembako kepada para korban.

Ia mengkritisi, setiap ada bencana banjir dikirim sembako, longsor dikirim sembako, kebakaran dikirim sembakau dan seluruh masalah penyelesaiannya sembako.

"Saya ingin penyelesaiannya komprehensif, yuk kalau kita perang ya kita perang, kita tarung ya kita tarung, Puncak kembalikan menjadi daerah rehat menjadi daerah konservasi, menjadi daerah hijau tidak boleh semena-mena," jelasnya. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#dedi mulyadi #bencana #puncak #gubernur jawa barat #banjir #kabupaten bogor