RADAR BOGOR-Banjir sering menggenang di Jalan Nasional Kemang - Parung. Setiap turun hujan, banjir terjadi di ruas jalan tersebut.
Kondisi itu mengakibatkan Jalan Raya Kemang - Parung cepat rusak. Menimbulkan lubang di ruas jalan tersebut.
Banjir di ruas jalan nasional Kemang - Parung tersebut tidak terlepas dari prilaku buruk masyarakat sekitar. Mereka membuang sampah ke saluran air hingga membuat saluran air mampet akibat sampah.
Pantauan Radar Bogor, sejumlah saluran air nampak dijadikan tempat pembuangan sampah rumah tangga.
Dari mulai pertigaan arah kantor Kecamatan Kemang hingga simpang salabenda ada lima titik tumpukan sampah yang menutup saluran air ruas jalan nasional langganan banjir tersebut.
Agung warga Kecamatan Kemang mengaku, banyak oknum warga yang sengaja membuang sampah di saluran air tersebut.
Tidak sendikit juga banyak warga yang menjaga sampah dan melakukan pembakaran sampah di saluran air tersebut.
"Sampah sednsgaja dibuang, kalau sudah numpuk biasanya dibakar. Kalau lagi hujan, sampah sampah ke jalan raya terbawa banjir," katanya kepada Radar Bogor Kamis (13/3/2025) pagi.
Selain dipenuhi sampah, saluran air di sepanjang Jalan Raya Kemang - Parung mengalami pendangkalan. Sehingga saat hujan air yang mampet akibat sampah itu langsung meluber ke jalan.
"Banyak saluran air dibeton, dijadikan bangunan diatasnya, makanya kalau hujan sering banjir," tuturnya.
Senada dikatakan Wulan warga Kemang lainya. Kata dia saluran air sepanjang jalan raya Kemang Parung, banyak yang beralihfungsi menjadi bangunan. "Jadi, selalu banjir, air semua ke jalan raya," tuturnya.
Iapun berharap ada normalisasi saluran air sepanjang jalan raya Kemang-Parung. Juga penertiban bangunan liar. "Jadi kalau dibiarkan pasti banjir terus, dampaknya jalan cepat rusak juga," tukasnya. (all)