RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama sejumlah kepala daerah yang ada di Jabar mengadakan pertemuan di Bogor pada Kamis (13/3/2025).
Tidak hanya kepala daerah, pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.
Kunjungan Gubernur Jabar dan sejumlah kepala daerah tersebut diadakan untuk membahas persoalan wilayah Jawa Barat, terutama dalam mengatasi banjir yang terjadi baru-baru ini.
Usai menghadiri pertemuan tersebut, Gubernur Jawa Barat bersama Bupati Bogor Rudy Susmanto Wakil Walikota Tasikmalaya Dicky Candra, dan Bupati Bandung Dadang Moh Naser mendatangi pendopo yang ada di Kabupaten Bogor.
"Perjuangan hari ini berakhir di sini, ini nama tempatnya apa?" tanya Gubernur Jabar Dedi Mulyadi kepada Rudy Susmanto.
"Ini Pendopo Gubernur Sunda Kulon," jawab Rudy Susmanto.
Ia menjelaskan, bangunan yang didatangi tersebut, awalnya merupakan pendopo Bupati Bogor.
"Aslinya pendopo Bupati Bogor, dipakai untuk kegiatan kemasyarakatan," tambahnya.
Rudy mengatakan, pendopo tersebut bisa digunakan untuk acara resmi dan penginapan.
Ia menambahkan, pendopo tersebut juga bisa dimanfaatkan sebagai kantor Gubernur Jawa Barat.
"Terkhusus untuk Pak Gubernur, berkantor di Bogor pun bisa, engga perlu ke hotel," undang Rudy.
Sehingga, Dedi Mulyadi berujar, dirinya tidak perlu mengeluarkan uang untuk biaya penginapan ketika mengunjungi Bogor.
"Jadi saya engga perlu keluar uang lagi. Engga perlu ke hotel. Di sini udah disiapin, bagus banget," tambahnya.
Diketahui, di dalam komplek pendopo Sudan Kulon tersebut, terdapat danau yang sangat besar dengan luas 2 hektar.
Wakil Walikota Tasikmalaya sekaligus aktor lawas, Dicky Candra menuturkan ia siap berenang.
"Siap ngojay," candanya.
Dedi mengungkapkan kekagumannya terhadap tata ruang pendopo tersebut.
"Danau-nya sudah dibersihkan, luas 2 hektar," sebutnya.
Mantan Bupati Purwakarta tersebut menyebutkan, danau yang berada di pendopo sudah tertata, sehingga cocok untuk dijadikan area piknik bagi warga Bogor.
"Buat warga Bogor engga perlu jauh-jauh piknik, ke sini aja," pungkasnya.
Editor : Siti Dewi Yanti