RADAR BOGOR - Pemerintah Desa Wanaherang mengungkapkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah ilegal yang dikelola pribadi di Desa Wanaherang diduga menjadi salah satu penyebab banjir Bojongkulur, Kecamatan Guning Putri, Kabupaten Bogor.
Sekretaris Desa Wanaherang Endang Kurniawan mengatakan dirinya sengaja memvideokan tempat tersebut karena merasa resah setelah mendapati aduan dari masyarakat.
"Sehari sebelumnya saya dapat laporan dari warga ada tumpukan sampah yang hampir tiga meter yang menyebabkan dampak banjir. Salah satunya banjir Bojongkulur itu dari aliran Sungai Cileungsi," ujar Endang, Jumat (14/3/2025).
Bahkan, kata dia, setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi tersebut ditemukan alat berat yang sedang beroperasi mendorong sumbatan sampah ke arah aliran sungai.
"Dengan melihat kondisi seperti itu tentu saya selaku pemerintah desa punya tanggung jawab untuk pengawasan di wilayah saya terutama wilayah Wanaherang," jelasnya.
Sehingga, kata dia, TPA ilegal ini harus ditindak serius oleh pihak yang berwenang seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor. Sebab pemerintah desa kata Endang memiliki keterbatasan dalam kewenangannya.
"Makanya saya videokan saya viralkan, saya kirim ke beberapa pihak dinas terkait salah satunya DLH Kabupaten, kemudian ke kepolisian, ke Pak Camat dan sebagainya supaya semua bisa ikut merespons dan peduli terhadap apa yang terjadi di wilayah Desa Wanaherang yang menjadi imbas dari oknum yang melakukan kegiatan itu di Desa Cicadas imbasnya ke desa kita juga," ungkap Endang.
Meski begitu, kata dia, Pemdes Wanaherang tidak tinggal diam dengan adanya aktivitas ilegal tersebut. Terlebih berkaitan dengan sampah. Untuk itu pihaknya akan berusaha menyediakan tempat pembuangan sampah.
"Bukan hanya bisa melarang tapi juga menyiapkan wadah untuk tempat pengelolaan sampah itu sendiri supaya ada solusi bagi masyarakat yang memang kebingungan. Apalagi perumahaan tidak mempunyai lahan yang cukup untuk membuang sampah," jelasnya.
Menurutnya hal ini penting untuk pembuangan sampah dan Pemdes Wanaherang sudah merencanakan sejak awal tahun kades menjabat.
"Bahkan kemarin sudah dimusyawarahkan dengan BPD, tokoh masyarakat dan sebagainya dan sepakat semua untuk membangun TPST di wilayah Desa Wanaherang sebagai jawaban dari permasalahan sampah yang ada di desa," pungkasnya. (rp2)
Editor : Eka Rahmawati