RADAR BOGOR - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia, Pratikno pastikan mudik lebaran 1446 Hijriah / 2025 berlangsung aman.
Menteri Koordinator PMK, Pratikno mengungkap, pihaknya sudah melakukan rapat kementerian lembaga membahas penanganan mudik.
"Rapat lintas kementrian lembaga untuk penanganan mudik banyak hal yang sudah dibicarakan yang pertama tentu saja terkait dengan lalu lintas PU. Terus juga menyisir perbaikan infrastuktur jalan, jembatan dan lain-lain, pelabuhan," ungkapnya, Jumat (14/03/2035).
Selain itu, Pratikno menyampaikan persiapan transportasi seperti penambahan pesawat, kapal, kereta api dan tranportasi lainnya saat ini sedang dalam dikonsolidasikan bersama kementrian perhubungan.
Bahkan, tak hanya itu, pemerintah pusat juga akan kembali memberikan mudik gratis bagi masyarakat yang akan pergi berlibur atau pulang kampung.
"Tahun ini kita konsolidasikan sehingga kita mengembangkan dalam dipimpin oleh kementrian perhubungan ada satu sistem informasi untuk pelayanan pendaftaran mudik gratis secara terpadu sehingga tidak ada nanti bus yang berjubel-jubel kemudian ada yang bus kosong apalagi selama ini pengalaman selama ini kita sering kali juga kalo terpisah pisah satu pendaftar itu satu orang bisa mendaftar ke beberapa provider," jelas dia.
Tak hanya itu, pemerintah pusat juga sedang mempersiapkan terkait antisipasi berkaitan dengan perubahan iklim bencana dan seterusnya.
"Basarnas sudah siaga, TNI Polri juga demikian termasuk aspek keamanan," ungkapnya.
Selain itu, kata dia, layanan kesehatan juga sudah disiapkan termasuk pelayanan kesehatan bagaimana melakukan pengecekan terhadap sopir tranportasi publik.
"Jadi selama ini sudah berjalan dengan bagus kita terus monitor perkembangan detail dilapangan, kita juga mengantisipasi dengan perubahan iklim yang mempengaruhi misalnya penyebrangan dan lain lain," imbuh dia.
Baca Juga: Waktu Maghrib di Bogor Hari Ini: Saatnya Menikmati Momen Berbuka Puasa
"Termasuk persiapan BBM kita juga juga siapkan agar tidak kekurangan, termasuk diskon tarif tol juga sudah kita putuskan. Hanya nanti diskon tol nanti kita akan gunakan juga sebagai instrumen untuk tidak meledak dihari tertentu," pungkasnya. (rp2).
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim