RADAR BOGOR - Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi menyampaikan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dengan menanam kembali setiap pohon yang ditebang di kawasan hutan.
"Kalau menebang satu pohon, harus menanam sepuluh. Ini untuk kepentingan masyarakat juga," ujarnya usai melaksanakan tarawih keliling (tarling) di Kecamatan Nanggung, Selasa (19/3/2025).
Ke depan, sambungnya, Pemkab Bogor akan bersinergi dengan PT Antam Tbk, Hutan Kemasyarakatan (HKM), dan taman nasional untuk bersama-sama menjaga lingkungan.
Dalam kesempatan itu, Jaro Ade mengungkapkan kekagumannya terhadap perkembangan Kampung Ciguha yang berada di tengah kawasan tambang PT Antam Tbk.
Perubahan di kampung tersebut membuktikan kerja keras serta gotong royongnya masyarakat setempat.
Dia juga mengapresiasi warga yang secara swadaya membangun masjid At-Taqwa yang terlihat cukup megah.
"Saya mengenal Ciguha dulu dengan kondisinya yang berbeda, sekarang luar biasa. Apresiasi saya untuk tokoh agama dan masyarakat yang telah bekerja keras," paparnya.
Pembangunan masjid ini memang memakan waktu lama, tapi hasilnya luar biasa. Begitu masuk dan salat di dalamnya, terasa sekali kemegahannya.
Rencananya, masih Jaro Ade, masjid tersebut akan dijadikan sebagai destinasi wisata religi.
Dengan keberadaan Geopark Pongkor dan berakhirnya operasional PT Antam Tbk di wilayah tersebut, Ciguha akan dikembangkan menjadi kawasan wisata.
Sejumlah titik, seperti HKM dan kawasan sekitar Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) juga akan turut dikembangkan agar menarik wisatawan.
"Keindahan alam dan udara segarnya bisa menarik wisatawan dari luar. Ini akan menjadi cikal bakal destinasi wisata sesuai visi dan misi daerah," jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Bogor, lanjut Jaro Ade, akan terus mendorong pengembangan infrastruktur di wilayah tersebut agar mendukung pertumbuhan sektor wisata.
"Kami akan membantu dari sisi infrastruktur agar wisata religi dan geopark di Ciguha semakin berkembang," pungkasnya.(cok)
Editor : Alpin.