RADAR BOGOR - Pemkab Bogor bersama jajaran Forkopimda melaksanakan apel Operasi Ketupat Lodaya 2025 untuk persiapan hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, di Lapangan Makodim 0621, Kamis (20/03/2025).
Apel Operasi Ketupat Lodaya 2025 di pimpin langsung Bupati Bogor Rudy Susmanto yang dihadiri seluruh petugas gabungan baik, TNI, Polres, Dishub, Damkar, BPBD, Kejari, PMI, BNN dan lainnya di lingkup Pemerintah Kabupaten Bogor.
"Lewat apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025, kita bersama TNI, Polri dan didukung stakeholder terkait kita bersiap menyambut Hari Raya Idul Fitri," kata Rudy Susmanto.
"Dan tentunya kita menjaga stabilitas keamanan jalur lalu lintas dan kesiapan dari seluruh personel jelang hari raya," sambung dia.
Selain itu, kata Rudy meski Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu dilanda bencana alam banjir, hal itu terselesaikan secara bersamaan. Sehingga saat ini fokus pada persiapan Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
"Walaupun ada bencana kita harus fokus menyambut hari raya, maka masyarakat arus lalu lintas jaringan masyarakat ini harus berjalan dengan baik," jelas dia.
Begitupun, Rudy berpesan bagi petugas gabungan yang melakukan pengamanan saat hari raya tiba, berikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang sedang melaksanakan mudik.
"Tentunya kita memberikan semangat kepada seluruh personel, segala kebutuhan infrastruktur kita persiapkan bersama-sama, kita ingin memberikan pelayanan yang terbaik untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bogor," tutur dia.
Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro mengatakan anggota personel yang diturunkan saat pengamanan Idul Fitri sebanyak 1.094 orang.
"Namun bersama gabungan TNI bersama stakeholder Satpol PP, Dishub dan lainnya. Itu kurang lebih hampir 6000 orang," ujar Rio.
Kata dia, petugas gabungan pun harus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang sedang melaksanakan mudik.
"Kenyamanan dan pengamanan sesuai dari perintah Presiden melalui Kapolri yaitu mudik aman keluarga nyaman, aman disini berarti, aman terhadap yang melaksanakan mudik dan aman juga terhadap apa yang ditinggalkannya dari Kabupaten Bogor," pungkasnya. (rp2)
Editor : Yosep Awaludin