Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Diserbu Pekerja Bangunan Hibisc Puncak Bogor, Dedi Mulyadi: Sudah Dianggarkan

Siti Dewi Yanti • Minggu, 23 Maret 2025 | 11:18 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi disergap pekerja bangunan Hibisc Puncak Bogor
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi disergap pekerja bangunan Hibisc Puncak Bogor

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memantau proses pembongkaran bangunan terakhir yang ada di Hibisc Puncak Bogor.

Saat berjalan bersama rombongan, Dedi disergap oleh para warga yang ingin mengadukan soal pembangunan ilegal dan juga banjir di Depok.

Tidak hanya itu, sejumlah ibu-ibu ikut menyerbut Gubernur Jawa Barat tersebut, karena ingin foto bersama.

Saat tengah berjalan menuju kendaraannya, Dedi Mulyadi disergap oleh pekerja bangunan yang dahulunya mendirikan sejumlah bangunan di Hibisc Puncak Bogor.

Salah satu orang langsung berjalan menghadap mantan Bupati Purwakarta tersebut.

"Mohon ijin Pak, kami mantan karyawan," sebutnya.

Dedi menegaskan, semua masalah sudah selesai dan akan diurus oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat.

"Udah, udah, nanti sama Pak Dodit," ungkapnya.

Pekerja tersebut menanyakan soal kejelasan gaji yang didapat.

"Sudah, sudah dianggarkan, nanti sebelum lebaran akan ada penyerahan," ungkap Dedi.

Soal kejelasan gaji pekerja bangunan tersebut, ia menyampaikan, akan mengurusi langsung hal tersebut.

"Nanti saya yang ngurusi langsung," tambah Dedi.

Ucapan Gubernur Jawa Barat tersebut langsung disambut oleh para pekerja bangunan dan mengapresiasi tindakan yang dilakukan orang nomor 1 se-Jabar tersebut.

Bertemu dengan Kepala Dinas Kehutanan, Dodit Ardian Pancapana, Dedi menanyakan soal perkembangan gaji pekerja bangunan.

"Ini kuli bangunan, kasih sebelum lebaran," pintanya kepada Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat.

Dedi Mulyadi mengatakan, pekerja bangunan bisa menghubunginya jika ada kesulitan.

"Kalau bapak ada kesulitan, hubungi saya," lanjutnya.

Dedi menjelaskan tugas-tugas yang harus dilakukan para pekerja bangunan.

"Tugasnya kalau sudah beres lebaran, pohon-pohon diurus. Pohon-pohon ditanam, ini kerjaannya," perintahnya.

Salah seorang pekerja sempat menanyakan prosedur pendaftaran pekerja harian.

"Kalau mau ngelamar ke mana Pak?" tanyanya.

Dedi menjabarkan, proses lamaran bisa mengajukan ke Kepala Dusun.

"Kan ada koordinatornya, Kadus," ucapnya.

Ditanya awak media mengenai keberlangsungan pekerja bangunan, Dedi Mulyadi menuturkan, akan ada program penanaman pohon di Puncak Bogor.

"Sudah, nanti mereka diberdayakan dalam gerakan menanam pohon, mereka jadi kuli harian proses penanaman wilayah Puncak," jelasnya.

Kepada sejumlah wartawan, Dedi menambahkan, walau setelah lebaran pekerja bangunan akan terus dipekerjakan.

"Kan (tanaman-red) harus diurus," pungkasnya.

Sebagai informasi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memantau proses pembongkaran bangunan Hibisc Puncak Bogor.

Keduanya juga ikut menanam pohon-pohon hutan, agar wilayah Puncak Bogor kembali menjadi daerah resapan air.

Editor : Siti Dewi Yanti
#dedi mulyadi #Hibisc Puncak Bogor #gubernur jawa barat