RADAR BOGOR - Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan Hari Raya Idul FDitri 1446 Hijriah seluruh jembatan putus yang terkena bencana alam bisa kembali terhubung untuk kebutuhan masyarakat pada momen Lebaran.
"Kami memastikan hari raya Idul Fitri seluruh ruas yang tadinya terputus mudah-mudahan, insyaAllah sudah terhubung semua," ujar Bupati Bogor Rudy Susmanto, Jumat (28/3/2024).
Rudy menargetkan sejumlah akses yang terputus dapat tersambung sebelum Idul Fitri agar dapat memudahkan masyarakat yang hendak bersilaturahmi saat Lebaran, juga untuk memperlancar laju perekonomian.
"Ini adalah jembatan pertama, jembatan jogjogan. Kemarin ada juga jembatan yang kita resmikan, jembatan rawayan. Tadi ada jembatan lagi kita lihat sudah mulai beroperasi sudah bisa dilalui oleh masyarakat," jelas Rudy.
Ia menyebut, ada tujuh jembatan terputus akibat bencana alam hidrometeorologi pada awal Maret 2025. Lokasinya ada di Jalan Raya Citeureup-Sukamakmur, tepatnya di Desa Tajur, Kecamatan Citeureup.
Kemudian, enam jembatan lainnya berada di kawasan Puncak, tiga di antaranya berstatus jalan kabupaten di Desa Cipayung Kecamatan Megamendung, di Desa Jogjogan Kecamatan Cisarua, dan di Desa Tugu Utara Kecamatan Cisarua.
Selanjutnya tiga jembatan lainnya berstatus jalan desa di Desa Tugu Utara Kecamatan Cisarua.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI yang telah kembali menghubungkan akses wilayah terputus.
"Hari ini mulai ada yang bisa dilalui, mudah-mudahan bisa mempermudah jalur nanti menyambut Lebaran. Terima kasih dari DPRD Kabupaten Bogor," kata Sastra.
Dandim 0621 Letkol Inf Hinggar Tri Wahono mengucapkan syukur atas terbangunnya beberapa jembatan darurat oleh jajaran TNI untuk memudahkan akses masyarakat.
"Syukur alhamdulillah jembatan sudah tersambung bisa dilihat masyarakat sudah mulai beraktifitas menyambut hari raya. Terima kasih," pungkasnya.(rp2)