Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dihubungi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Kapolres Prediksi Arus Lalu Lintas Terpadat Puncak Bogor di Tiga Hari Ini

Siti Dewi Yanti • Kamis, 3 April 2025 | 16:37 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menghubungi Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro terkait lalu lintas Puncak Bogor
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menghubungi Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro terkait lalu lintas Puncak Bogor

RADAR BOGOR - Pemerintah Provinsi Jawa Barat meliburkan supir angkot untuk tidak beroperasi pada momen liburan Idul Fitri 2025.

Kebijakan tersebut disambut positif oleh sejumlah pihak, termasuk pihak kepolisian.

Saat ditanya Gubernur Jawa Barat terkait perbedaan arus lalu lintas di Puncak Bogor paska supir angkot diliburkan, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro menyebutkan, terdapat perbedaan yang cukup signifikan.

"Ada efeknya, kita melihat jumlah kendaraan hari ini, tidak ada stuck. Alhamdulillah atas bantuannya," ungkapnya.

Rio mengungkapkan, one way di hari kedua lebaran lancar dan tidak ada kejadian stuck atau berhenti.

"Ada pak, pertama jumlah kendaraan, kedua tidak ada stuck atau berhenti," tuturnya.

Rio menceritakan, arus lalu lintas Puncak Bogor saat liburan Idul Fitri tahun lalu mengalami stuck hingga berjam-jam.

"Tahun lalu ada stuck selama 6 jam, hari ini dari kemarin Alhamdulillah, tidak ada stuck sedikit pun," ujarnya.

Dedi Mulyadi sempat menyinggung puncak kepadatan arus lalu lintas di Puncak Bogor yang akan terjadi di akhir pekan.

Kapolres Bogor mengatakan, prediksi terjadi di tiga hari sebelum hari Minggu.

"Kami prediksi di hari Kamis, Jumat, dan Sabtu," sebutnya.

Sementara untuk hari Minggu, Rio menyampaikan, kendaraan sudah mulai arah turun Puncak Bogor.

"Kalau hari Minggu kemudian sudah mulai turun," tambahnya.

Soal supir angkot yang membandel, Rio menuturkan, pihaknya sempat menemukan supir yang membandel.

"Kemudian kemarin ada kita temukan dua supir angkot yang beroperasi," bebernya.

Rio berujar, bersama dengan Dishub telah memberi tindakan pada supir yang membandel.

"Langsung kita beri tindakan bersama Dishub, ada yang sedikit membandel, langsung kami tegaskan," jelasnya.

Kepada supir angkot, Rio mewanti-wanti akan langsung melaporkan kepada gubernur jika masih beroperasi.

"Kami akan laporkan kepada gubernur kalau kalian membandel," tandasnya.

Namun, Rio mengungkapkan, semua supir angkot kini menaati kebijakan Pemprov Jabar untuk tidak beroperasi di momen libur lebaran.

Editor : Siti Dewi Yanti
#dedi mulyadi #puncak kemacetan #libur lebaran #puncak bogor #gubernur jawa barat