Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Buntut Pemotongan Uang Kompensasi dari Gubernur Dedi Mulyadi, Emen Tegaskan Uangnya Sudah Dikembalikan kepada Sopir Angkot di Puncak Bogor

Septi Nulawam Harahap • Jumat, 4 April 2025 | 16:26 WIB
Sopir atas nama Eman Hidayat atau dipanggil Emen membuat surat pernyataan terkait pemotongan uang kompensasi dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Sopir atas nama Eman Hidayat atau dipanggil Emen membuat surat pernyataan terkait pemotongan uang kompensasi dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

RADAR BOGOR - Sopir angkot Puncak Bogor, mengklarifikasi terkait pemotongan uang kompensasi dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Setelah dipanggil Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, sopir atas nama Eman Hidayat atau dipanggil Emen membuat surat pernyataan terkait pemotongan uang kompensasi dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

"Nama saya Emen, mau mengklarifikasi masalah kemarin, mengenai dana kompensasi dari Gubernur Jawa Barat, bapak Dedi Mulyadi," tuturnya kepada wartawan, Jumat (4/4/2025).

Dalam pernyataannya, pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor dan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Bogor tidak ada keterkaitan dalam program dana kompensasi dari Dedi Mulyadi.

Dishub dan Organda, kata Emen, hanya hadir di lokasi penyaluran uang kompensasi kepada sopir angkot di Puncak, Kabupaten Bogor.

Kemudian terkait pemotongan, dia menyebut bahwa telah diberikan kepada sopir-sopir angkot Cisarua sebanyak 430 unit. "Dan ada yang dipotong, ada yang tidak," bebernya.

Dari klarifikasi ini, lanjut Emen, permasalahan tersebut telah selesai dan uang belasan juta yang sempat dipotong telah dikembalikan kepada sopir.

"Dari ini semua sudah clear, dan apa yang bicarakan sama Gubernur hanya klarifikasi, maka dengan ini saya ralat," ucap Emen.

"Demikian surat ini dibuat, dan ditandatangani tanpa ada paksaan apapun. Saya mohob maaf sebesar-besarnya terutama kepada Organda dan Dishub Kabupaten Bogor," tandas Emen.(cok)

Editor : Alpin.
#dedi mulaydi #sopir angkot #uang kompensasi