Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Rupiah Melemah, Disperdagin Pastikan Daya Beli Masyarakat dan Harga Bahan Pokok di Kabupaten Bogor Aman

Abilly Muhamad • Kamis, 10 April 2025 | 19:49 WIB
Kabid Tertib Niaga Disperdagin Kabupaten Bogor, Anton Sujana.
Kabid Tertib Niaga Disperdagin Kabupaten Bogor, Anton Sujana.

RADAR BOGOR - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bogor memastikan daya beli masyarakat dan ketersediaan bahan pokok aman meski terjadi penurunan rupiah.

Kabid Tertib Niaga Disperdagin Kabupaten Bogor, Anton Sujana mengatakan, meski terjadi pelemahan rupiah, pihaknya memastikan ketersediaan bahan pokok dan daya beli masyarakat stabil.

"Untuk di bahan pokok kaitan dengan informasi harga yang saya ketahui belum (turun), jadi daya beli masih stabil," kata Anton kepada Radar Bogor, Kamis (10/04/2025).

Terlebih, kata dia, dengan tugas dan fungsi yang melekat dibidang Tertib Niaga yakni pengendalian harga, pihaknya memiliki website aplikasi informasi harga (Dirga) yang terus memberikan informasi kepada masyarakat.

"Dirga ini kita sebarkan ke 26 pasar, dari 26 pasar ini memberikan informasi kaitan dengan harga-harga kebutuhan pokok kepada kita. Kita laporkan kepada Tim pengendalian inflasi di Kabupaten Bogor," jelas dia.

Adapun, kata dia, ke depan apabila terjadi kelangkaan bahan pokok dikala lemah nya rupiah, Disperdagin sudah mempersiapkan ketersediaan stok bahan pokok tersebut.

"Kita berharap dampak kepada masyarakat pokonya terpenuhi saja kebutuhannya stok tersedia tugas kita, seandainya ada kelangkaan seperti minyak di pasar kita pasok," tutur dia.

Begitupun, kata dia, hingga saat ini terhadap daya beli masyarakat di Kabupaten Bogor masih standar tidak ada perubahan ataupun penurunan.

"Diantaranya itu mungkin yang dilakukan Disdagin dalam mencoba memenuhi kebutuhan pokok dalam rangka turunnya rupiah," pungkasnya.(rp2)

Editor : Alpin.
#disperdagin #kabupaten bogor #daya beli masyarakat