RADAR BOGOR - Sobat Bogor, pernah mendengar nama Batu Kuya? Salah satu situs Purbakala asal Sukajaya Kabupaten Bogor.
Batu yang berbentuk kura-kura ini awalnya berada di Hutan Lindung Haur Benter, Desa Pasir Madang, Sukajaya, Kabupaten Bogor.
Situs purbakala ini sempat menggemparkan warga, lantaran disebut-sebut hilang dari Bogor.
Berdasarkan pemberitaan Korea Selatan, Batu Kuya dibawa ke Negeri Ginseng menggunakan truk tronton.
Saat ini, Batu Kuya berada di desa wisata Desa Yeoncheon, Provinsi Gyeonggi Utara, Korea Selatan.
Namanya pun berubah menjadi Geobuk Daejang atau Batu Harapan (Captain Turtle Rock).
Batu Kuya dibawa oleh seorang konglomerat asal Korea Selatan yang terpesona sejak pertama melihat situs purbakala ini.
CEO perusahaan lanskap Cheonggok Dopulwon, Kim Yong-kwon dalam wawancaranya menuturkan dirinya terpesona dan bertekad untuk membawa Batu Kuya ke Korea Selatan.
"Saya sangat terkesima melihatnya. Batu itu seperti karya seni alam," tuturnya
Ia menceritakan, harus membersihkan masjid dan membersihkan lapangan bola agar mendapat izin warga untuk memboyong batu tersebut.
Batu ini sangat besar dan berat dengan massa 72,5 ton dan membutuhkan 20 orang untuk mengelilinginya.
Kini Batu Kuya berpindah tempat dan dikelola oleh perusahaan Mario Outlet.
Sebagai informasi, berdasarkan brosur yang ada di dekat batu.
Sejak zaman dahulu, di Tiongkok, Jepang, dan Korea, kura-kura dianggap sebagai hewan mistis yang meramalkan masa depan dan meramal nasib.
"Kura-kura merupakan salah satu hewan berumur panjang dan simbol umur panjang karena dapat hidup hingga 200 tahun.
"Selain itu, karena merupakan hewan simbolis yang menjadi stempel resmi yang mewakili kekaisaran dan kekuatan negara, orang-orang menganggapnya sebagai hewan suci.
"Kura-kura sering muncul dalam novel-novel klasik Korea. Dalam Sukyangjeon, kura-kura merupakan hewan yang membalas budi.
"Dalam Byeoljubujeo, kura-kura merupakan subjek yang setia, pemberani, dan pintar, dan ketenaran kesetiaannya masih terpelihara hingga sekarang.
"Bagi yang berkunjung ke Herb Village, semoga selalu diberikan kesehatan dan keberuntungan," tulisnya.
Editor : Siti Dewi Yanti