Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Khawatir Mengandung Unsur Babi, Disdik Kabupaten Bogor Bakal Perketat Peredaran Jajanan Siswa di Sekolah

Muhamad Rifki Fauzan • Jumat, 25 April 2025 | 13:32 WIB
Kepala Disdik Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal. Pihaknya bakal memperketat pengawasan jajanan siswa di sekolah.
Kepala Disdik Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal. Pihaknya bakal memperketat pengawasan jajanan siswa di sekolah.

RADAR BOGOR - Mencuatnya isu peredaran jajanan mengandung unsur babi turut menjadi perhatian Pemkab Bogor.

Hal ini dikhawatirkan menjalar pada jajanan yang kerap dikonsumsi oleh siswa di Kabupaten Bogor saat di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal menjelaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam menyikapi persoalan jajanan siswa ini.

Disdik disebut Bambang bakal memperketat peredaran jajanan siswa saat di sekolah. Skemanya akan segera dilaunching. Saat ini masih tahap pembahasan.

“Saya dengar itu (Jajanan mengandung daging babi) kami pun masih breefing untuk skema pengawasannya, khawatir ada juga di Kabupaten Bogor,” beber Bambang.

Bambang menjelaskan, setelah skema pengawasan tersebut rampung, maka Disdik bakal melayangkan Surat Edaran (SE). Lembaran kertas itu nantinya akan disebar ke seluruh satuan pendidikan.

Yang pasti, kata Bambang, isi dari SE tersebut akan berfokus pada kehati-hatian sekolah terhadap jajanan yang masuk ke tiap-tiap satuan pendidikan.

Pengawasan jajanan siswa saat di sekolah nantinya akan melibatkan beberapa pihak. Misalnya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, dan Majlis Ulama Indonesia (MUI).

“Jelas kami akan melibatkan mereka, sebab ini berkaitan dengan Dinkes ataupun MUI, skema pastinya nanti akan kami sampaikan dan sosialisasikan,” tegas Bambang.

Sekedar informasi, ada 9 jenis jajanan anak yang terbukti mengandung unsur babi. Hal ini dibebeberkan langsung oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) beberapa waktu lalu.

“Untuk di Kabupaten Bogor khususnya di sekolah kami belum menerima laporan, tapi yang pasti pengawasan atas hal itu akan kami lakukan,” pungkas Bambang. (rp1)

Editor : Yosep Awaludin
#dinas pendidikan #jajanan #kabupaten bogor