Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ini Deretan Warung yang Kerap Disinggahi Pelancong di Jalur Jonggol - Sukamakmur Bogor, Jadi Tempat Wisata Murah

Ahmad Sopyan • Selasa, 29 April 2025 | 11:38 WIB
Pemandangan Sungai Cipamingkis, Jonggol dari warung di pinggir jalan yang jadi tempat favorit pelancong juga pengendara.
Pemandangan Sungai Cipamingkis, Jonggol dari warung di pinggir jalan yang jadi tempat favorit pelancong juga pengendara.

RADAR BOGOR - Warung berjejer di kanan kiri Sungai Cipamingkis, Desa Sukanegara, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor Selasa (29/4/2025).

Bangunan warung itu berbentuk saung semi permanen. Didominasi bahan bambu. Saung itu berdiri mengikuti kontur pinggiran Sungai Cipamingkis Jonggol.

Warung itu menjadi tempat favorit para pelancong yang melintasi jalur alternatif puncak dua, Jalur Jonggol - Sukamakmur. Warung-warung itu menjadi tempat singgah untuk melepas lelah saat perjalanan.

Warung yang berjejer itu menyediakan beragam minuman. Baik minuman hangat atau panas seperti kopi, maupun minuman dingin.

Aliran Sungai Cipamingkis menjadi pemandangan yang dicari para pengendara maupun wisatawan yang menepi di warung-warung itu.

Tidak sedikit pula wisatawan atau pengendara yang turun ke sungai untuk bermain air. Iwan salah satunya. Hampir setiap hari ia selalu beristirahat di warung yang ada di sana.

"Kebetulan kerja di lapangan, setiap hari lewat sini, jadi sering istirahat di sini," katanya kepada Radar Bogor Selasa (29/4/2025).

Ia mengaku kerap mengajak anaknya bermain di aliran Sungai Cipamingkis saat libur kerja. Kata dia, lokasi tersebut merupakan tempat wisata murah. Cukup bayar parkir Rp2.000.

Untuk harga makanan dan minuman yang disajikan di warung-warung tersebut juga terjangkau.

Tak bakal ada namanya getok harga. Untuk kopi, dibandrol Rp5.000. untuk mie rebus, cukup membayar Rp10.000 hingga 12 ribu.

Agus salah satu pedagang mengatakan, setiap hari selalu ada saja yang datang ke warungnya untuk sekedar minum kopi. Namun, paling ramai biasanya di akhir pekan atau saat tanggal merah.

"Kalau hari biasa gini kebanyakan yang kerja istirahat lewat sini. Kalau wisatawan itu paling banyak akhir pekan," tuturnya.

Saat kondisi surut, kata dia, banyak wisatawan yang tuturnya ke aliran Sungai Cipamingkis Jonggol ini. Termasuk sejumlah pedagang makanan.

"Kalau lagi surut sudah kayak pantai aja, banyak orang di bawah. Makanya suka di sebut sungai rasa pantai kalau di sini," tukasnya. (faj)

Editor : Yosep Awaludin
#sungai cipamingkis #warung #jonggol