Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

30 Persen Daerah Resapan Air di Puncak Bogor Beralih Fungsi, BAKN DPR RI Gerakan Reboisasi Satu Juta Pohon

Septi Nulawam Harahap • Jumat, 2 Mei 2025 | 20:12 WIB
Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI menggandeng PT Perkebunan Nusantara I Regional 2 meluncurkan program reboisasi penanaman satu juta pohon di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.
Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI menggandeng PT Perkebunan Nusantara I Regional 2 meluncurkan program reboisasi penanaman satu juta pohon di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

RADAR BOGOR - Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI, Andreas Eddy Susetyo menyebut bahwa sekitar 30 persen daerah tangkapan air di Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, telah beralih fungsi.

Sehingga pihaknya menggandeng PT Perkebunan Nusantara I Regional 2 dengan meluncurkan program reboisasi penanaman satu juta pohon di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

"Program ini merupakan inisiatif untuk jangka panjang, bagaimana memulihkan kelestarian alam sekaligus mengatasi ancaman banjir dan longsor akibat penggundulan hutan," ujar Ketua BAKN DPR RI untuk periode 2024-2029, Andreas Eddy Susetyo, Jumat (2/5/2025).

Andreas menjelaskan, bahwa kunjungan kerja kali ini merupakan tindak lanjut dari rapat evaluasi pengelolaan kawasan perkebunan yang sebelumnya digelar di Gedung DPR RI.

Kawasan Gunung Mas Puncak konsesi PTPN I dinilai strategis untuk mendukung ketahanan lingkungan sumber keuangan negara sekaligus kesejahteraan rakyat.

Politisi PDIP itu juga menyebut pentingnya pengelolaan kawasan Puncak sebagai penyangga aliran sungai Utama.

Khususnya Sungai Cikeas dan Ciliwung yang kerap menyebabkan banjir di wilayah hilir Jakarta dan sekitarnya.

"Catchment area di sini mencakup wilayah PTPN, Perhutani, dan masyarakat. Namun, sekitar 30 persen sudah terokupasi dan menyebabkan air hujan langsung mengalir ke hilir tanpa sempat terserap. Sehingga itu yang menyebabkan banjir," jelas Andreas.

Sementara itu, Regional Head PTPN I Regional 2, Desmanto menuturkan, bahwa program penanaman sejuta pohon ini merupakan program multiyears yang akan berjalan selama tiga tahun ke depan.

Tujuan dari program ini yakni mengembalikan fungsi daerah resapan air, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

"Kami tidak hanya menanam, tetapi melanjutkan merawat pertumbuhan pohon. Untuk kawasan Jawa Barat, ditargetkan 400 ribu pohon dan sisanya ditanam di wilayah lain," bebernya.

Menurutnya, penggundulan hutan menjadi salah satu penyebab utama terjadinya banjir dan longsor. Oleh karenanya, penghijauan kembali menjadi solusi jangka panjang yang sangat dibutuhkan.

Selain itu, penanaman sejuta pohon ini diharapkan dapat mencegah bencana serta menciptakan ekosistem serapan air dan memperkuat sektor agrowisata ekonomi masyarakat.

"PTPN I sebagai bagian dari holding Perkebunan Nusantara berkomitmen menjalankan program dengan melibatkan masyarakat sekitar dan lembaga untuk memastikan keberlanjutan," tukas Desmanto.(cok)

Editor : Alpin.
#daerah resapan air #puncak #kabupaten bogor