RADAR BOGOR - Kasus penganiayaan yang diduga dilakukan anak kepala desa kepada warga di Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, berujung damai melalui restoratif justice.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto hingga Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald A Sinaga (Bro Ron) angkat suara.
Politisi PSI Ronal A Sinaga, yang akrab disapa Bro Ron itu mengungkapkan rasa kecewa terkait dengan kasus penganiayaan yang berakhir restoratif justice.
"Ya agak kecewa, tapi bukan hak saya. Kita mendukung saja apa diinginkan warga," ujarnya kepada Radar Bogor, Sabtu (03/05/2025).
Bro Ron menyampaikan, pihaknya mengawal kasus penganiayaan yang terjadi di Klapanunggal itu untuk memperjuangkan hak korban ketika mendapati kekerasan oleh pelaku.
"Ya, kalau sudah damai kita mau ngapain? karena mereka memprioritaskan restoratif justice. Jadi, kalau RJ ya kita mendukung, dari awal kita mendukung mendapat keadilan, kalua emang jalannya begitu kita dukung juga," jelas dia.
Namun begitu, kata dia, apabila terjadi kembali perlakuan serupa tentang penganiyaan, dirinya akan terus mengawal.
"Kalau nanti ada laporan kedua kita gas lagi. Makin gas terus. Semoga tobat, itu saja," tegas dia.
Begitupun, dia berpesan kepada kepala desa maupun keluarga seharusnya bisa menaungi masyarakatnya dengan baik.
"Yang penting sebagai kepala desa, walaupun keluarganya harus menaungi warganya. Jangan aneh-anehlah sama warga. Kasian warga," tutupnya.
Sementara itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan, kasus penganiayaan yang terjadi beberapa lalu dilakukan anak kepala desa itu dirinya menyerahkan kepada pihak yang berwajib.
"Tentunya kita sebagai disebutnya tokoh masyarakat mari memberikan contoh yang baik. Tapi segala sesuatu hal itu kami serahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang berlaku," ungkap Rudy.
Berdasarkan informasi, kasus penganiayaan di Klapanunggal yang dilakukan anak kepala desa itu akibat tak terima orang tuanya dikritik di media sosial oleh warganya.(rp2)
Editor : Alpin.