RADAR BOGOR - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Bogor Cileungsi, turut hadir dalam kunjungan kerja Bupati Bogor di Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Kamis (8/5/2025).
Dalam kegiatan tersebut Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bogor Cileungsi Andi Widya Leksana turut hadir dan mendampingi Bupati Bogor menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis.
"Jadi kami mendampingi kegiatan kunjungan kerja pak Bupati dan jajaran Pemda Kabupaten Bogor di Parung Panjang yang juga dirangkaikan dengan kegiatan panen Raya di Leuwisadeng," katanya kepada Radar Bogor, Jumat (9/5/2025).
Dia menuturkan, BPJS Ketenagakerjaan Bogor Cileungsi terus bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor dengan terus mengawal percepatan capaian Universal Coverage Jamsosnaker (UCJ).
Mereka menyambut baik rencana Bupati Bogor untuk memberikan perlindungan kepada pekerja rentan sektor keagamaan.
"Ini masih baru dan terus kami godok dengan Pemkab Bogor agar para pekerja di sektor keagamaan ini mendapatkan jaminan sosial," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bogor Cileungsi, Soni Wirawan mengatakan, dalam kesempatan itu juga BPJS Ketenagakerjaan Bogor Cileungsi menyerahkan santunan kepada ahli waris pekerja rentan sektor keagamaan di Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor.
Penyerahan secara simbolis itu diserahkan kepada ahli waris dari Juju Suprihatin yang merupakan seorang Amil di Kecamatan Parung Panjang.
"Kemarin Kami menyerahkan santunan JKM kepada ahli waris dari Amil di Parung Panjang," kata kepada Radar Bogor Jumat (9/5/2025).
Selain penyerahan JKM kepada ahli waris dari seroang Amil, BPJS ketenagakerjaan Bogor Cileungsi juga menyerahkan santunan JKM dan JHT peserta sekertaris desa Jayaharja, Kecamatan Sukajaya.
Ia berharap kedepnya semakin banyak pekerja sektor keagamaan yang tercover BPJS Ketenagakerjaan.
"Kedepan harapan kami, terus bisa berkontribusi kepada kesejahtetsn Masyarakat kabupaten Bogor. Salah satunya jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai jaring pengaman pencegahan kemiskinan ekstrim," tuturnya.
"Apalagi pekerja sektor keagamaan ini merupakan ujung tombak kabupaten Bogor dalam kemaslahatan umat," tambahnya. (Faj)
Editor : Alpin.