RADAR BOGOR - Pembangunan jalan Tol Serpong - Bogor via Parung, Kabupaten Bogor, bakal segera dilaksanakan usai melewati tahap lelang.
Pasalnya, pembangunan Tol Bogor - Serpong via Parung ini lanjutan dari pembangunan Jalan Tol Jakarta Puter Ring Road (JORR) III yang diawali dari Junction Salabenda Bogor berakhir di Serpong, Kabupaten Tangerang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengungkap, rencana pembangunan Tol Bogor-Serpon usai memasuki tahap lelang dan akan memasuki tahap pengerjaan.
"Tol Bogor-Serpong sudah lelang, sekarang mau pada tahap pelaksanan," ujarnya kepada Radar Bogor, Senin (19/05/2025).
"Pembangunan Tol Serpong-Bogor ini baru tahap sosialisasi kaitan soal penyusunan amdal nya," kata Hanan Fitroni saat sosialisasi di Desa Mekarsari Kecamatan Rumpin beberapa waktu lalu.
Begitupun, kata dia, akses Tol Serpong - Bogor melintasi tiga Kecamatan. Yakni, Kecamatan Kemang, Ciseeng dan Rumpin dengan jumlah 14 Desa.
"Untuk di Provinsi Banten hanya 4 Desa yang di lintasi tol ini. Saat ini hanya baru tahap awal saja," ujar dia.
Baca Juga: Penertiban Pedagang di Jalur Puncak, Satpol PP Kabupaten Bogor Angkut Barang Milik PKL
Setelah dilakukan sosialisasi, nantinya akan di lanjutkan soal pembebasan lahan. Adapun lahan yang dibutuhkan untuk akses tol Serpong-Bogor ini seluas 305 hektare.
"Namun untuk di wilayah Kabupaten Bogor membutuhkan lahan seluas 260 ribu meter untuk pembangunan tol Serpong-Bogor," imbuh dia.
Sehingga, setelah selesai pembebasan lahan di tahun 2025, dilanjutkan dengan pembangunan hingga di tahun 2027 sudah mulai beroperasi.
Tol ini nantinya, terdiri dari tiga simpang susun yang akan dibangun.
"Diantaranya di Pondok Udik Kemang, Putat Nutug Ciseeng, dan Simpang Susun Rumpin," tutupnya. (rp2)