RADAR BOGOR - Gerai Pelayanan Publik (GPP) di RSUD Leuwiliang, diresmikan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, selama Gebyar Adminduk kemarin.
Melalui GPP di RSUD Leuwiliang ini, Pemkab Bogor melakukan langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan tata kelola pemerintahan yang responsif dan inklusif.
Gerai Pelayanan Publik di RSUD Leuwiliang ini adalah representasi nyata dari komitmen pemerintah yang hadir di masyarakat.
"Ini merupakan tanggung jawab kami sebagai pelayan publik untuk menyediakan layanan kepada warga Bogor Barat," kata Bupati Rudy Susmanto.
Dengan kehadiran GPP di RSUD Leuwiliang, masyarakat diharapkan dapat menghemat waktu dan biaya untuk mendapatkan berbagai layanan pemerintah yang penting.
Selain itu, Bupati Rudy menegaskan bahwa program ini tidak akan berhenti di Bogor Barat. Pada 2025, Pemkab Bogor berharap untuk membangun Gerai Pelayanan Publik di wilayah strategis Bogor Timur, Tengah, Utara, dan Selatan.
Seperti layanan administrasi kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK), KTP, Akta Kelahiran, dan Kartu Identitas Anak (KIA). Layanan-layanan ini diawasi oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Selain itu, Badan Pendapatan Daerah (BAPPENDA) memberikan konsultasi perpajakan dan pembayaran pajak daerah.
Pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB), pengajuan HEPDES, dan konsultasi perizinan berusaha dan non-berusaha dilakukan oleh DPMPTSP melalui sistem terintegrasi seperti OSS dan Optimis.
GPP Bogor Barat beroperasi setiap hari kerja dari Senin hingga Kamis dari pukul 08.30 hingga 15.00 WIB dan Jumat dari pukul 08.30 hingga 15.30 WIB.
Saat ini, Kabupaten Bogor memiliki dua titik GPP, yakni RSUD Leuwiliang di wilayah Barat dan Rest Area Puncak di wilayah Selatan.
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara merata, GPP akan dibangun di Utara dan Timur sesuai dengan arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto.
Irwan menyatakan bahwa tidak mungkin seluruh layanan dipusatkan di Cibinong karena luasnya wilayah Kabupaten Bogor yang terdiri dari 40 kecamatan dan 435 desa/kelurahan.
"Kami ingin memastikan masyarakat dapat mengakses pelayanan yang lebih dekat, lebih mudah, cepat, dan murah, tanpa bergantung pada pihak ketiga," ujarnya.
Editor : Yosep Awaludin