RADAR BOGOR - Pencuri komponen gardu listrik milik PLN di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, yang mengakibatkan listrik satu kampung padam diduga dilakukan bukan orang biasa.
Manager PLN ULP Jonggol, Irma Novianti mengatakan, kawanan pencuri komponen gardu listrik berupa kabel itu merupakan orang yang memiliki keterampilan di bidang kelistrikan.
"Jadi, kami berpendapat ini orang yang memiliki pengetahuan di bidang kelistrikan. Apalagi kabel yang dicuri itu memiliki tegangan, jadi bukan orang biasa," katanya kepada Radar Bogor.
Irma mengatakan, kawanan pencuri komponen gardu listrik milik PLN di Kecamatan Tanjungsari ini mampu mematikan aliran listrik, sehingga mereka dengan leluasa saat melakukan pencurian.
"Jadi kalau pelakunya masyarakat awam, rasanya tidak mungkin. Sebab, arus bertegangan tinggi, jadi pelaku ini bisa mematikan dan setelah dirasa aman kemudian dilalukan pecurian," tuturnya.
Sudah Lapor Polisi
Irma Novianti mengatakan, pihaknya akan mengusut tuntas kasus pencurian komponen gardu listrik milik PLN di Kecamatan Tanjungsari tersebut.
Pasalnya, pencurian ini mengakibatkan padamnya listrik satu kampung dan pihaknya sudah melapor ke polisi.
"Sudah dilaporkan ke Polsek Tanjungsari, kami berkomitmen untuk mengusut kasus ini secara tuntas," tegasnya.
Pelaporan tersebut, kata Irma, sudah dilakukan di hari yang sama saat mereka mengetahui adanya pencurian kabel listrik.
Begitu mendapatkan laporan dari masyarakat, pihaknya bersama dengan petugas Polsek Tanjungsari langsung mendatangi lokasi.
"Jadi setelah perbaikan, kami langsung membuat laporan di hari yang sama," tukas Manager PLN ULP Jonggol, Irma Novianti.(faj)
Editor : Alpin.