RADAR BOGOR - Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha, sejumlah bahan pokok mengalami lonjakan. Kondisi ini seperti tercermin di Pasar Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Harga bahan pokok yang mengalami lonjakan itu seperti, minyak, gula dan santan kemasan. Ini diakui oleh sejumlah pedagang dan sudah berlangsung sejak pekan lalu.
Salah seorang pedagang bahan pokok Alvin Rusdian menyebut harga minyak semula dibandrol Rp16 ribu, kini dirinya harus menjual Rp18 ribu.
“Iya karena harga modalnya juga naik, sekarang harga satu karton (Dus) minyak merek Minyakkita itu Rp196 ribu,” beber Alvin pada Radar Bogor.
Yang lebih parah, Alvin menyebut kenaikan harga bahan pokok yang terjadi pada produk santan kemasan. Semula tokonya menjual 3 pcs sebesar Rp10 ribu.
Namun kini harga prodok santan kemasan itu terpaksa dijual Rp7 ribu per Pcs. Kondisi ini diakui Alvin membuat dirinya kesulitan untuk berdagang.
“Iya susah banyak yang komplain, pada nanya kapan turun lagi,” ujar Alvin saat dikonfirmasi lebih lanjut, Senin (2/5/2025).
Kondisi berbeda terjadi pada cabai. Para pedagang di Pasar Babakan Madang justru mengaku harga bahan pokok tersebut mengalami penurunan.
“Sekarang harga cabai jablay yang pedes banget itu Rp40 ribu per kilo, tadinya Rp90 ribu. Cabai rawit juga sama turun sekarang Rp35 ribu per kilo,” kata Iceh (60) pedagang sayuran.
Iceh berharap harga cabai ini dapat senantiasa terus stabil hingga perayaan Idul Adha. Sebab menurut pengalamannya, banyak masyarakat yang membutuhkan barang tersebut. (rp1)
Editor : Yosep Awaludin