RADAR BOGOR - Pelaksanaan ibadah haji mulai memasuki prosesi puncak. Dalam waktu dekat, para Jemaah haji, akan melaksanakan rangkaian kegiatan Arafah Muzdalifah Mina (ARMUZNA) pada Rabu (4/5/2025).
Namun saat menuju prosesi yang sakral itu, para jemaah haji asal Kabupaten Bogor dikabarkan banyak yang sakit. Mayoritas menderita Batuk Pilek alias Bapil.
Kondisi tersebut disampaikan Ketua IV Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah, Bidang Komunikasi dan Informasi, (DPP FK KBIHU), Desi Hasbiyah.
Desi menyebut, batuk pilek yang diderita mayoritas jemaah haji asal Kabupaten Bogor disebabkan karena kondisi cuaca.
Saat ini, suhu di Kota Makkah sendiri mencapai 40 derajat Celcius.
“Jadi adaptasi cuaca juga, Jemaah sudah mulai terserang. Hampir semua jemaah asal Kabupaten Bogor. Jadi yang tadinya imunitas tubuh bagus, karena satu kamar batuk pilek mau ga mau pasti ketularan,” jelas Desi.
Beruntung petugas kesehatan disebut Desi cukup responsif. Setiap ada jemaah yang mengalami keluhan langsung segera ditangani. Hanya saja mereka terkendala Sumber Daya Manusia (SDM).
Sebab Desi mengatakan satu kloter hanya ditangani oleh seorang dokter dan seorang perawat.
Sementara jumlah jemaah dalam satu rombongan mencapai 400 orang.
“Sehingga setiap ketemu orang yang pakai seragam dan itu dokter dimintain tolong sama jemaah. Kasian juga mereka,” beber Desi saat dihubungi Radar Bogor.
Untuk mengakalinya, Desi mengatakan para jemaah haji rutin diberi edukasi soal pentingnya menjaga kesehatan.
Salah satunya persoalan mindset. Hal yang rutin ditegaskan adalah pilek bukan satu penyakit melainkan sahabat.
“Para jemaah haji juga saling support satu sama lain, kadang-kadang mereka melakukn praktek saling pijit,” terangnya kepada Radar Bogor, Senin (2/6/2025).
Kebijakan syirkah yang diterapkan, diakui Desi menjadi salah satu kendala untuk mengkomodir jemaah haji.
Sebab warga asal Kabupaten Bogor menjadi terpecah hingga 10 hotel atau tempat penginapan.
Doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Bogor diminta terus dilantunkan.
Agar para jemaah asal bumi Tegar Beriman dapat senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan dalam melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji.
“Hari Kamis nanti kami akan wukuf, Jumat Sabtu kami akan lempar jumroh dan mabit. Minta doanya semoga kami disini diberikan keeehatan,” pungkasnya.(rp1)
Editor : Alpin.