RADAR BOGOR-Masjid miring itu kembali berdiri tegak. Namanya Masjid Nurul Huda. Lokasinya berada di Kampung Gombong, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor.
Bangunan Masjid Nurul Huda itu sempat miring dan nyaris ambruk. Akibat pergeseran tanah. Bukan hanya masjid, seluruh bangunan rumah warga di Kampung itu mengalami nasib serupa.
Peristiwa bencana itu terjadi pada 2014 lalu. Selain membuat Masjid Nurul Huda jadi nyaris ambruk, seluruh warga di kampung itu juga harus mengungsi lantaran pergerakan tanah terus terjadi.
Saat bencana itu terjadi, semua bangunan rumah di sana nyaris rata dengan tanah. Juga akses jalan terputus.
Satu satunya bangunan yang masih berdiri yakni Masjid Nurul Huda tersebut. Saat itu kondisi masjid masih berdiri dalam kondisi miring.
"Iya, dulu ini masjid yang bangunannya miring akibat pergerakan tanah, sekarang perlahan sudah mulai digunakan lagi," kata pengurus masjid Acep, kepada Radar Bogor.
Ia mengatakan saat ini masjid sudah kembali berdiri dan bisa digunakan untuk melaksanakan ibadah solat lima waktu.
Masjid biasa digunakan dirinya bersama warga sekitar juga para wisatawan yang melintas ruas jalan Citeureup-Sukamakmur.
"Jadi digunakan untuk solat lima waktu, kalau untuk solat Jumat gak di sini, ada dj masjid Jami yang gak jauh dari sini," tuturnya.
Sementara itu Angga Pratama salah satu wisatawan mengatakan, Masjid Nurul Huda dulu menjadi salah satu bangunan yang dikenal sebagai masjid miring.
"Dulu setiap lewat sini, bangunan masjid ini satu satunya yang masih berdiri, walau Kondisinya miring. Dulu disebut kampung mati,.karena semua penduduk direlokasi," katanya kepada Radar Bogor Rabu (4/6/2025).
Ia mengaku masjid tersebut memiliki halaman yang luas, sehingga sering dijadikan tempat solat dan beristirahat.
"Di sebelah masjid juga ada warung, jadi biasanya kalau sedang ada perjalan ke Sukamakmur sering istirahat sambil melaksanan solat di sini," tukasnya. (faj)
Editor : Yosep Awaludin