Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Napak Tilas Sejarah Kabupaten Bogor Lewat Pameran Puluhan Benda Pusaka di CCM

Muhamad Rifki Fauzan • Selasa, 10 Juni 2025 | 16:58 WIB
Sejumlah pengunjung melihat Pameran Benda Pusaka Kerajaan di Cibinong City Mall, Kabupaten Bogor, Selasa (10/6/2025).
Sejumlah pengunjung melihat Pameran Benda Pusaka Kerajaan di Cibinong City Mall, Kabupaten Bogor, Selasa (10/6/2025).

RADAR BOGOR - Puluhan benda pusaka dari berbagai kerajaan dipamerkan di atrium Cibinong City Mall (CCM), Kabupaten Bogor, Selasa (10/6/2025).

Pameran benda pusaka ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543 di Kabupaten Bogor.

Pameran Puluhan Benda Pusaka akan terus berlangsung hingga tanggal 15 Juni 2025 medatang.

Para pengunjung diajak menelusuri jejak sejarah Kabupaten Bogor dari masa ke masa.

Puluhan benda pusaka yang dipamerkan berasal dari 3 daerah, yakni Kabupaten Bogor, Sumedang, dan Cirebon.

Salah satu yang menarik perhatian adalah dihadirkannya kembali replika Mahkota Binokasih.

Benda pusaka ini merupakan bagian dari peninggalan Kerajaan Pajajaran yang hingga kini masih disimpan sebagai simbol kehormatan budaya Sunda.

"Yang dipamerkan bukan hanya koleksi dari museum, tapi juga dari masyarakat. Semua ini dirangkai dalam narasi perjalanan sejarah Bogor," kata Kartum Setiawan, Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Bogor, saat ditemui Radar Bogor.

Kartum menjelaskan pameran ini menyuguhkan sejarah Kabupaten Bogor yang panjang. Dimulai dari era Kerajaan Tarumanegara yang berdiri sejak abad ke-4, lalu berkembang ke masa Kerajaan Galuh, Kawali, Pajajaran, hingga masuk ke era kerajaan-kerajaan Islam.

"Semua fase itu direpresentasikan di sini, melalui artefak, replika, dan informasi visual. Harapannya masyarakat bisa lebih mengenal dan bangga dengan sejarah daerahnya," ucapnya.

Tak hanya pameran, kegiatan tersebut juga diisi berbagai kegiatan budaya lainnya.

Seperti lomba mewarnai untuk anak usia di bawah 8 tahun, lomba menggambar untuk anak usia 8 tahun ke atas, terkahir lomba mendongeng untuk peserta berusia 12 tahun ke atas.

“Semua kegiatan ini terbuka untuk umum dan dikemas agar anak-anak bisa belajar budaya secara menyenangkan,” jelasnya.

Pameran ini diharapkan jadi sarana edukasi dan apresiasi terhadap kekayaan budaya dan sejarah Kabupaten Bogor, sekaligus jadi daya tarik masyarakat untuk lebih terlibat dalam pelestarian warisan budaya daerah.(rp1)

Editor : Alpin.
#HJB #kabupaten bogor #pameran benda pusaka