RADAR BOGOR - Helaran Kabogorfest 2025 semakin meriah dengan kehadiran mini kebun binatang di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor Kamis (12/6/2025). Tenant mereka pun sontak menjadi daya tarik pengunjung.
Tidak sedikit diantara mereka yang bersua foto, terutama yang membawa anak-anak. Pengunjung pun turut mendapatkan edukasi terkait cara merawat satwa-satwa yang dipamerkan.
Satwa yang dipamerkan cukup beragam, mulai dari ikan-ikan hias, kemudian ada pula kelinci, domba atau kambing, bahkan satwa seperti ayam ketawa pun turut dipamerkan.
Pameran ayam endemik Makasar itu diinisisasi oleh Komunitas Penggemar Ayam Ketawa Bogor (Pakeb). Ada 4 ekor ayam yang mereka perkenalkan dalam Kabogorfest 2025.
“Tapi sebenarnya masih banyak. Hanya saja tempatnya terbatas jadi tidak bisa semuanya dipamerkan,” ujar Ali Alpinsa Wakil Ketua Pakeb.
Keterlibatan Pakeb dalam event ini disebut Ali bertujuan untuk memperkenalkan bahwa Indonesia memiliki keragaman satwa yang patut dilestarikan. Para pengunjung diajak bangga dengan kekayaan satwa ibu pertiwi.
Apalagi dalam sejarahnya, ayam ketawa sendiri merupakan satwa peliharaan para sultan. Dan kini hewan endemik tersebut sudah terancam punah. Ali pun mengaku bersyukur sebab ketrtarikan masyarakat terhadap satwa yang dia bawa cukup banyak.
“Lumayan, cukup bagus. Maksudnya, ada ketertarikan, ada yang nanya-nanya juga, luar biasa masyarakat Kabupaten Bogor. Ini saya buka stand dari kemarin sampai sekarang masih ramai,” ujar Ali.
Ayam Ketawa sendiri dijelaskan Ali memiliki banyak keistimewahan. Satwa tersebut bisa mengeluarkan suara menyerupai yang musik disco atau gretek, dangdut, slow. Durasunya ada yang panjang, durasi sambung.
“Iya jadi cukup unik yah. Mudah-mudahan ke depan ada fasilitasi kontes ayam ketawa yang diniisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Bogor itu sendiri,” pungkasnya
Sekedar informasi, Kabogorfest sendiri akan terus berlangsung selama 16 hari hingga tanggal 26 Juni 2025. Ada beragam kegiatan yang digelar setiap harinya.
Seperti misalnya Kamis (12/6/2025) Kabogorfest 2025 juga menyugukan seminar seputar ketahanan pangan lokal. Langkah ini diiniasi oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor (rp1)
Editor : Eka Rahmawati