Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Lambatnya Kedatangan Bus Listrik Kerap Dikeluhkan Warga, Dishub Kabupaten Bogor Bilang Begini

Muhamad Rifki Fauzan • Kamis, 12 Juni 2025 | 15:01 WIB
Bus Listrik saat melintas di Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
Bus Listrik saat melintas di Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

RADAR BOGOR - Kehadiran bus listrik di Kabupaten Bogor sempat menjadi angin segar. Namun, genap enam bulan tranportasi umum itu beroprasi, sudah banyak warga Kabupaten Bogor yang mengeluh dengan pelayanannya.

Para warga mengaku harus nunggu berjam-jam untuk bisa memanfaatkan layanan bus listrik.

Armada disebut lambat untuk tiba di trayek yang sudah ditetapkan, yakni Bambu Kuning- Tugu Pancakarsa.

Kondisi inipun dibenarkan oleh Dinas Perhubungan (DISHUB) Kabupaten Bogor.

Mereka menyebut minimnya jumlah armada jadi salah satu penyebab lambatnya layanan bus listrik.

“Karena cuma dua unit kan. Setengah jam juga sudah alhamdulillah,” beber Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, M Saphari.

Namun saat ini, Saphari menuturkan pihaknya tengah berupaya untuk menambah jumlah armada. Ada tiga skema yang dia lakukan.

Pertama berkoordinasi dengan pemerintah pusat, Pemprov Jabar, dan buka peluang untuk investor.

Tiga skema itu disebut Saphari masih berproses. Dia belum berani membeberkan kapan rencana realisasi penambahan armada bis listrik dapat dilakukan.

“Iya caranya banyak jadi kita tidak hanya mencoba dari satu keran saja. Mohon doanya untuk warga supaya kami bisa terus mengoptimalkan layanan bus listrik ini,” terang Saphari.

Saphari mengklaim animo masyarakat yang memanfaatkan layanan bus listrik cukup membeludak. Jika dihitung rata-rata, perhari angkutan umum tersebut mampu membawa 300 penumpang.

“300 penumpang dalam satu bis, tiggal ditambah saja kalau dua berapa, jadi sampai saat ini masih beroprasi. Sekarang saja lagi jadi fider di Hari Jadi Bogor (HJB) yang di Stadion Pakansari,” ujarnya.

Para warga diminta untuk turut serta merawat layanan tranportasi umum itu. Jika sedang berada di dalam bus untuk mengikuti aturan yang berlaku.

Misalnya yang bawa anak kecil, duduk dibangku, bukan memilih untuk berdiri.(rp1)

Editor : Alpin.
#bus listrik #transportasi umum #kabupaten bogor