RADAR BOGOR - Ribuan lowongan kerja, terbuka lebar untuk masyarakat Kabupaten Bogor lewat Job Fair.
Kesempatan emas itu bisa didapatkan lewat Job Fair yang berlangsung selama dua hari hingga Selasa (17/6/2025) di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.
Job Fair sendiri diinisiasi Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bogor. Ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke 543.
PLT Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bogor, Nana Mulyana membeberkan ada 25 perusahaan yang dilibatkan.
Mereka disebutnya telah menjalin kesepakatan soal kebenaran lowongan kerja yang dibuka. “Agar kegiatannya tidak bersifat seremonial. Tersedia lowongan itu diangka 1824 yang ada di Job Fair ini,” terang Nana saat ditemui di Stadion Pakansari Bogor, Senin (16/6/2025).
Nana menuturkan para pencari kerja bisa langsung mendaftar ke perusahaan yang dituju.
Bahkan pihaknya pun telah menyediakan sesi untuk bisa wawancara antara peserta dan perusahaan.
“Tapi tentunya masalah kualifikasi pelamar yang menentukan internal perusahaan, Kalau mereka melamar tapi tidak memiliki kualifikasi dan memenuhi standar yang diharapkan oleh mereka juga kan tidak bisa dipaksakan untuk diterima,” ujar Nana.
Mengentas angka pengangguran di Kabupaten Bogor jadi tujuan utama pelaksanaan Job Fair ini.
Nana berharap programnya itu bisa membantu persoalan yang kerap menjadi keresahan masyarakat.
Program serupa digaransu Nana akan terus berlangsung tiap tahun. Bahkan dia menuturkan Job Fair ini juga sudah rutin dia gelar ke sekolah-sekolah.
“Terutama SMK yang mau meluluskan. Saya berharap ini bisa dimanfaatkan dengan oleh masyarakat tang tengah mencari pekerjaan,” bebernya.
Pelaksaan Job Fair ini disambut sumringah oleh masyarakat Kabupaten Bogor.
Program ini disebut bisa memudahkan untuk mereka mencari pekerjaan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
Kondisi itu seperti yang diutarakan oleh Sesti Fatimah. Tidak tanggung-tanggung warga Cibinong itu mendatangi semua stand yang tersedia di Job Fair tersebut.
Sesti mengaku sudah 6 tahun menganggur. Umurnya yang sudah tidak lagi muda, menajdi kendalanya untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.
Perempuan berusia 35 tahuj itu mencari pekerjaan yang berfokus dibidang adiministrasi.
Hal ini karena dirinya sendiri meruapakan seorang sarjana Manajemen Ekonomi.
“Alhamdulillh saya sudah bisa langsung dipanggil untuk interview ke perusahaan di Kuningan, undangannya juga sudah dapat,” ujar Sesti.
Sebelumnya Sesti mengaku dirinya pernah berkerja di instansi pemerintahan.
Namun karena sang suami mengajaknya untuk pindah ke Kabupaten Bogor, pekerjaannya itu terpaksa dia tinggalkan.
“Kebetulan karena saya belum dikasih keturunan dan ga ada aktifitas lain di rumah jadi saya nyoba lagi. Kali aja ada rezekinya. Senang saya dapet job fair kaya gini. Karena membantu, daripada mencari ke setiap perushaan yang belum pasti,” pungkasnya.(rp1)
Editor : Alpin.