RADAR BOGOR - Setelah menelan korban jiwa, Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor melalui UPT Pengelolaan Prasarana dan Perlengkapan Perhubungan (P4) Wilayah V Jasinga akhirnya mulai memperbaiki penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Prada Samlawi, Kecamatan Rumpin.
Sebelumnya, kecelakaan lalu lintas hingga menghilangkan tiga nyawa di Jalan Prada Samlawi, Kecamatan Rumpin, beberapa waktu lalu.
Warga menuding, salah satu faktor penyebab rawannya kecelakaan di Jalan Prada Samlawi, Kecamatan Rumpin, akibat minim PJU.
Teknisi UPT P4 Wilayah V Jasinga, Yaya Sudarya menuturkan, pihaknya tengah melakukan perbaikan serta penambahan PJU di Jalan Prada Samlawi, Rumpin.
"Pimpinan menginstruksikan untuk penambahan titik PJU dan mengganti lampu yang kurang terang," ungkapnya, Kamis (19/6).
Menurutnya, tindakan ini merespon laporan Camat Rumpin, Icang Aliudin terkait adanya kecelakaan lalu lintas di lokasi tersebut.
Setidaknya, pihaknya menambah pemasangan PJU di 6 titik. Sementara 15 PJU lainnya diperbaiki dengan diganti menggunakan lampu LED.
Setidaknya, pihaknya menambah pemasangan PJU di 6 titik. Sementara 15 PJU lainnya diperbaiki dengan diganti menggunakan lampu LED.
"Pemasangan PJU akan terus bertambah dan dilakukan secara bertahap," kata Yaya.
Sebelumnya diberitakan, minimnya PJU dituding menjadi penyebab hilangnya tiga nyawa pelajar usai menabrak dump truk tambang pada Sabtu (14/6) lalu.
Kepala Desa Rumpin, Robi Setiawan menyebut, perlu adanya penambahan PJU di sepanjang Jalan Prada Samlawi yang saat ini terbilang minim.
"Selain kecelakaan, penerangan jalan juga dibutuhkan untuk mencegah tindak kejahatan. Namun yang paling utama meminimalisir kecelakaan lalu lintas," tukasnya.(cok)