RADAR BOGOR—Dalam rangka memperingati HJB ke 543, Pemkab Bogor melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) memberikan Kopi Robusta asli Bogor secara gratis kepada pengunjung Kabogorfest 2025.
Kegiatan ini termasuk dalam program mempromosikan produk lokal unggulan, terutama kopi Robusta Bogor asli, yang masih kurang dikenal oleh masyarakat umum.
Khotip, perwakilan dari Bidang Perlindungan Pelayanan Usaha Pertanian Distanhorbun Kabupaten Bogor, menyatakan bahwa pihaknya selalu hadir di setiap peristiwa penting yang melibatkan Kabupaten Bogor untuk menampilkan hasil bumi daerah. Salah satu Kopi Robusta Bogor Asli.
"Termasuk sekarang di Kabogorfest, sesuai arahan pimpinan, kami fokus mempromosikan Kopi Robusta asli Bogor," kata Khotip.
Distanhorbun dapat memberikan hingga 250 gelas kopi gratis kepada penonton festival dalam satu hari.
Kopi ini tersedia dengan gula putih, merah, dan tanpa gula untuk memperkenalkan rasa unik Robusta Bogor.
Kopi gratis ini tidak hanya untuk dinikmati, tetapi juga untuk memberi tahu orang bahwa Bogor adalah penghasil kopi berkualitas tinggi.
"Kopi kita sudah dikenal di tingkat nasional dan internasional, tetapi masih sedikit orang yang tahu," katanya.
Untuk menikmati kopi gratis ini, orang hanya perlu mengisi nama, alamat, dan tanda tangan mereka.
Selain meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang produk lokal, program ini memperkuat posisi Bogor di pasar kopi nasional yang semakin kompetitif.
"Dengan semangat mengangkat potensi lokal, kehadiran Kopi Robusta asli Bogor di Kabogorfest 2025 diharapkan mampu mendorong tumbuhnya minat masyarakat terhadap produk pertanian daerah serta meningkatkan kesejahteraan petani kopi lokal," tuturnya.
Warga Cikaret Bogor, Riya, menyatakan bahwa dia terkesan dan bangga dengan rasa Kopi Robusta asli Bogor.
"Sangat bagus ya, biar masyarakat bisa coba rasa kopi Bogor. Saya bangga banget. Rasanya beda, mirip Torabika tapi ini kopi asli Bogor. Saya senang banget ngopi pakai kopi Bogor," ungkpanya.
Riya berharap ada acara seperti itu lebih sering diadakan. “Jangan hanya sekali-sekali ya, diadain berkali-kali biar makin banyak yang kenal dan bangga sama kopi Bogor,” harapnya. (***)