RADAR BOGOR - Ratusan warga Kabupaten Bogor serbu Lapangan Tegar Beriman untuk memanfaatkan perpanjang SIM gratis, Selasa 1 Juli 2025. Layanan ini diinisiasi Polres Bogor.
Layanan perpanjangan SIM gratis sendiri merupakan bagian dari peringatan HUT Bhayangkara ke-79. Animo masyarakat yang memanfaatkan fasilitas tersebut pun tidak terelakan.
Bahkan satu diantara mereka sudah ada yang datang dari pagi-pagi buta. Warga mengaku hal itu sengaja dilakukan untuk menghindari antrean saat perpanjangan SIM gratis.
“Iya tadi datang sebelum upacara HUT Bhayangkara. Biar tidak antre, karena biasanya kalau yang gratis-gratis gini suka antre,” beber Tony Saputra warga Kampung Curug.
Pria berusia 28 tahun itu mengaku, informasi perpanjangan SIM gratis sendiri diketahuinya melalui media sosial Polres Bogor. Diapun turut senang atas layanan yang diberikan.
Di HUT Bhayangkara ke-79 itu Tony berharap kepolisian dapat berani untuk menegakkan hukum. Prinsip tidak pandang bulu dimintanya harus tetap dijunjung tinggi.
“Iya semoga tidak ada penegakan hukum yang tumpul ke atas tapi tajam ke bawah. Perpanjanhan SIM ini sudah berpihak ke rakyat, semoga dalam penegakan hukum juga begitu,” terang Tony pada Radar Bogor.
Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro menjelaskan perpanjang SIM gratis ini terbuka untuk umum. Bahkan warga di luar wilayah hukumnya pun bisa memanfaatkan layanan tersebut.
Rio menjelaksan ada beberapa persyarat yang mesti dipenuhi. Salah satunya, bagi warga yang bukan kelahiran bulan Juli maka kuota perpanjangan SIM hanya dibuka untuk 100 orang.
“Namun yang lahir dibulan Juli, dari tanggal 1 sampai akhir bulan KTP seluruh Indonesia tidak terbatas tak hanya bogor,” beber Rio usai memilpin upacara HUT Bhayangkara ke-79.
Orang nomor satu di Polres Bogor itu menghaturkan permohonan maaf jika anak buahnya melakukan banyak kesalahan saat memberikan pelayanan ke masyarakat.
“Termasuk salah saya pribadi sebagai pimpinan di Polres bogor sehingga saya mohon maaf yang sebesar-besarnya sehingga temen-temen di Kabupaten bogor ada yang kurang,” pungkasnya. (rp1)
Editor : Yosep Awaludin