RADAR BOGOR - Permasalahan Rumah Tidak Layak Huni atau Rutilahu di Kabupaten Bogor masih menjadi pekerjaan rumah. Bahkan jumlahnya pun telah mencapai belasan ribu.
Data tersebut juga dibenarkan Bupati Bogor Rudy Susmanto. Politikus Partai Gerindra itu pun menyebut penyelesaian masalah Rutilahu telah dituangkan dalam APBD perubahan.
“Jumlahnya mungkin cukup banyak, karena memang berdasarkan data kurang lebih masih ada 14 ribu Rutilahu,” beber Rudy Susmanto pada awak media.
Rudy memberikan garansi persoalan Rutilahu akan diselesaikannya dalam waktu dekat. Baginya ini menjadi kebutuhan mendesak yang harus segera diselesaikan.
Tidak perlu menunggu 5 tahun. Persoalan Rutilahu di daerah kekusaannya dijanjikan Rudy akan rampung dalam kurun waktu dua sampai tiga tahun.
“Kalau 5 tahun terlalu lama, kasian masyarakat menunggu juga terlalu panjang, dua tahun tiga tahun ke depan harus tuntas,” terang Rudy.
Namun terkait besaran anggaran yang akan digelontorkan Rudy belum membocorkan pastinya. Dia hanya menyebut trend pendapatan di Kabupaten Bogor mulai berangsur positif.
“Kalau kemarin mungkin mengkuti kondisi global, tapi hari ini kami melihat trendnya cukup positif dan kita optimis di akhir tahun punya pendapatan yang mencukupi,” ucapnya.
Pendapatan yang berangsur positif diaukui Rudy bersumber dari berbagai sektor. Dia berharap trend ini dapat senantiasa berangsur panjang. Agar rencana yang telah dicanangkan dapat segera direalisasikan.
Masyarakat diminta untuk bersabar. Segala persoalan yang terjadi di Kabupaten Bogor termasuk Rutilahu akan segera diselesaikan. Namun semua mesti bertahap dan tidak bisa dilakukan secara instan. (rp1)
Editor : Yosep Awaludin