Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Semarak Panggung Hiburan di Tegar Beriman Bogor, Puncak HUT Bhayangkara ke 79 yang Dibungkus Konser Rakyat

Muhamad Rifki Fauzan • Rabu, 2 Juli 2025 | 11:29 WIB
Bupati Rudy Susmanto bersama Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro saat berjoget di atas panggung pesta rakyat Lapangan Tegar Beriman.
Bupati Rudy Susmanto bersama Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro saat berjoget di atas panggung pesta rakyat Lapangan Tegar Beriman.

RADAR BOGOR - Ribuan pasang mata tertuju ke panggung megah di jantung Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor Selasa 1 Juli 2025.

Lampu sorot berwarna-warni menari di langit, membelah gelap malam yang mulai larut. Dentuman musik mengalun kencang, menyambut penampilan para bintang tamu di panggung Lapangan Tegar Beriman.

Malam itu, Lapangan Tegar Beriman Bogor tak hanya merayakan HUT Bhayangkara ke-79, tapi juga menyatu dalam pesta rakyat yang penuh suka cita.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Polres Bogor menyulap peringatan HUT Bhayangkara menjadi panggung hiburan terbuka.

Latar panggung dihiasi nuansa Bhayangkara, berdiri gagah di tengah lapangan, dikelilingi ribuan warga yang datang dari berbagai penjuru Bogor.

Mereka datang bukan hanya untuk menonton konser, tapi juga untuk merasakan hangatnya kedekatan polisi dengan masyarakatnya.

“Malam ini kami melakukan pesta rakyat. Mohon pada masyarakat Kabupaten Bogor bisa menyaksikan,” ujar Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro.

Suasana meriah makin terasa ketika satu per satu musisi naik ke atas panggung. Penampilan Ndar Boy yang energik langsung memanaskan suasana.

Disusul Akbar Kobar yang mengguncang panggung dengan lagu-lagu andalannya. Tak ketinggalan Bembey Putuanda dan Yeyen Lydia yang membuat penonton larut dalam nostalgia.

Sambil menyanyikan lagu-lagu populer, para musisi berulang kali mengajak warga untuk ikut menyanyi dan berjoget bersama. Tak perlu lama, lautan penonton pun ikut bergoyang.

Anak-anak kecil tampak menari di pundak ayahnya, ibu-ibu berjilbab pun ikut bersorak dari tepi lapangan. Remaja hingga lansia terlihat menyatu tanpa sekat.

Di satu sisi, barisan pedagang kaki lima turut menggantungkan harap dari keramaian malam itu. Bau bakso, sosis bakar, dan jagung manis memenuhi udara.

Tak hanya musik, pesta rakyat ini juga diisi berbagai layanan publik dan edukasi. Sejumlah stan dari kepolisian dibuka untuk masyarakat. Siang tadi, jajaran Polres Bogor membuka layanan perpanjangan SIM gratis.

“Yang lahir dibulan Juli, dari tanggal 1 sampai akhir bulan ktp seluruh Indonesia tidak terbatas tak hanya Bogor,” beber Rio usai memilpin upacara HUT Bhayangkara ke 79.

Bagi Polres Bogor, momen HUT Bhayangkara bukan semata seremoni tahunan. Tapi lebih dari itu, menjadi refleksi sekaligus komitmen untuk terus hadir, dekat, dan melayani masyarakat. Semangat inilah yang coba ditampilkan lewat kemasan konser.

“Ini adalah bentuk pendekatan humanis. Polisi tidak harus selalu terlihat tegas, tapi juga bisa hadir sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri,” ujar Erni (24) warga Cibinong yang turut menyaksikan konser.

Bersama dengan 4 orang rekannya, Erni tampak berjingkrak saat para bintang tamu melantunkan lagu.

Apalagi sewaktu Ndar Boy melakukan aksi panggungnya di Lapangan Tegar Beriman. Bagaimana tidak, penyanyi tersebut menjadi idolanya. Lirik-lirik yabg menggubakan logat Jawa jadi favoritnya.

Hingga jarum jam menunjukkan larut malam, warga masih enggan beranjak. Teriakan “encore!” berkali-kali terdengar, meminta penampilan tambahan dari para musisi.

Di sela euforia itu, raut wajah ceria terlihat di mana-mana. Ada tawa, ada nyanyian, dan ada kebersamaan yang jarang ditemui di tengah hiruk pikuk kehidupan sehari-hari.

Panggung Bhayangkara malam itu tak hanya menjadi simbol perayaan, tapi juga perwujudan nyata dari semangat Bhayangkara: mengayomi dan melindungi, dengan hati yang dekat dengan rakyat. (rp1)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #hut bhayangkara #Tegar Beriman