RADAR BOGOR - Sebanyak tiga orang dinyatakan meninggal dunia dalam peristiwa bencana yang melanda wilayah Puncak, Bogor pada Sabtu 5 Juli 2025.
Dua di antara korban meninggal dunia di Puncak karena tertimbun longsor di Kampung Sukatani, Desa Tugu Utara, Cisarua.
Satu korban lainnya tertimpa longsor di Puncak hingga meninggal dunia tepatnya di Kampung Rawasedek, Desa dan Kecamatan Megamendung.
Sementara satu orang dikabarkan masih dalam pencarian setelah terbawa longsor hingga hanyut di Sungai Ciesek, Desa Cipayung Girang, Megamendung.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani mengatakan, petugas gabungan telah mengevakuasi tiga korban meninggal dunia di kawasan Puncak.
"Satu orang meninggal dunia di Megamendung telah dievakuasi semalam, dan dua orang meninggal dunia juga telah dievakuasi siang ini," ungkapnya, Minggu 6 Juli 2025.
Dua korban meninggal dunia di Cisarua diketahui bernama Ruben Saputra Nababan (27) dan Jeremiah (24). Keduanya merupakan wisatawan asal Jakarta.
Selain dua korban, tiga orang lainnya sempat tertimbun longsor yakni Hilman, Ana, dan Jojo. Namun ketiganya dinyatakan selamat.
Sementara korban meninggal dunia di Desa dan Kecamatan Megamendung diketahui bernama M Resa (22), seorang santri asal Cianjur.
Sementara satu orang lainnya atas nama Suhendar selamat dari reruntuhan longsor. "Saat ini, petugas masih melakukan pencarian terhadap korban longsor di Desa Cipayung Girang, Megamendung," tandas Adam. (cok)
Editor : Yosep Awaludin