RADAR BOGOR - Bencana longsor yang menimpa Kampung Rawasedek, Megamendung, Kabupaten Bogor, menuai simpatik sejumlah tokoh, termasuk Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi menyambangi Kampung Rawasedek, yang merupakan salah satu dari 49 titik longsor yang terjadi pada, Sabtu 5 Juli 2025 kemarin.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyambangi bangunan Pondok Pesantren Al Barosi yang berdiri disana ambrol dan menelan korban jiwa.
Kehadiran Dedi Mulyadi ke lokasi tersebut membawa nafas lega bagi masyarakat sekitar.
Orang nomor satu di Jawa Barat itu janji bakal memperabaiki infrsatruktur pesantren yang longsor tersebut.
Dedi Mulyadi memandang bangunan pesantren tersebut kurang strategis. Apalagi bagian dapurnya. Sebab tempat santri memasak itu terlalu mepet dengan aliran sungai.
“Nanti kita fikirkan agar tidak terlalu mepet ke susukan (Aliran air) dan agak mundur sedikit. Urusan dapur mundur tanggung jawab Gubernur,” kata Dedi Mulyadi, Senin 7 Juli 2025.
Dia memandang, langkahnya itu bertujuan untuk memberikan ruang lebih besar untuk air melintas. Sehingga kedepan insiden serupa tidak terjadi lagi.
“Keinginan saya hutannya kembali lebat saluran airnya lebar dan dalam, warga punya rumah yang tahan terhadap bencana,” beber Dedi Mulyadi.
Janji manis yang dilontarkan oleh Politikus Partai Gerindra itu tentu saja disambut riang oleh warga sekitar.
Mereka berharap segala rencana yang dicanangkan dapat segera terwujud.
“Mudah mudahan ini megamendung benar benar berkah.Untuk kedepan segala kebutuhan terutama yang menyangkut hajat megamendung bakal terkabul,” harap Cecep Muchlis warga sekitar.(rp1)
Editor : Alpin.