RADAR BOGOR - Empat hari kebelakang, wilayah Kabupaten Bogor terus dilanda bencana. Ini terhitung sejak 5 hingga 8 Juli 2025.
Bencana alam yang melanda Kabupaten Bogor cukup beragam. Mulai dari banjir hingga tanah longsor. Kondisi ini terjadi secara merata, dari wilayah Barat hingga Selatan.
Kerugian materil dari bencana alam itu sendiri pun tidak lagi terelakan. Bahkan sampai merenggut korban jiwa tiga warga di Megamendung Kabupaten Bogor dan satu orang hilang.
Jika mengacu pada faktor alam, semua inisden yang terjadi, salah satu penyebabnya karena curah hujan yang tinggi. BMKG memprediksi kondisi tersebut akan terus berlangsung hingga akhir bulan Juli nanti.
Perintahkan Camat Bersihkan Aliran Sungai
Sebagai langkah mitigasi bencana jangka panjang, para camat yang ada di Kabupaten Bogor diperintahkan untuk mulai rajin membersihkan aliran sungai.
Perintah tersebut datang langsung dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Politikus Partai Gerindra itu menegaskan bahwa budaya gotong royong di wilayahnya saat ini mulai tergerus.
“Sudah (perintah bersih-bersih sungai), hari ini bisa dilihat dari Gadog hingga perbatasan Cianjur, titik lokasi lain juga sama,” terang Rudy pada Radar Bogor, Rabu 9 Juli 2025.
Rudy pun turut menyoroti bencana alam banjir yang melanda kawasan Klapanunggal dua hari lalu. Baginya ini perlu menjadi perhatian semua pihak.
Orang nomor satu di Kabupaten Bogor itu pun mengaku telah memerintahkan pemerintah kecamatan setempat, untuk segara melakukan langkah bersih-bersih Sungai yang melintas di wilayahnya.
“Ibu Camat Klapanunggal langsung melakukan perbaikan jembatan dan perbaikan pembersihan sampah yang ada di Sungai Cibarengkok,” beber Rudy.
Saat ini Rudy menggaransi akan lebih fokus, untuk melakukan penanganan kepada masyarakat yang terdampak, serta kembalu mempercepat pembangunan infrastruktur. (rp1)
Editor : Yosep Awaludin