Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ingin Temui Dedi Mulyadi, 15 Pemuda Rumpin Bogor Bakal Long March ke Gedung Sate untuk Mengadukan Konflik Agraria di Desa Sukamulya

Septi Nulawam Harahap • Rabu, 9 Juli 2025 | 21:23 WIB
Belasan pemuda Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, bertekad melakukan long march ke Gedung Sate, Bandung, untuk bertemu Dedi Mulyadi.
Belasan pemuda Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, bertekad melakukan long march ke Gedung Sate, Bandung, untuk bertemu Dedi Mulyadi.

RADAR BOGOR - Sebanyak 15 pemuda Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, bertekad melakukan long march ke Gedung Sate, Bandung, untuk bertemu Dedi Mulyadi.

Mereka bertekad melakukan long march untuk menemui Gubernur Dedi Mulyadi di Kantor Pemerintahan Provinsi Jawa Barat.

Aksi ini mereka lakukan dengan tujuan ingin bertemu dan mengadu kepada sang Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Mereka berharap, konflik agraria yang selama ini terjadi di Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin dapat segera terselesaikan.

"Long march ini tujuannya menyampaikan aspirasi kepada Pemprov atau Gubernur Jawa Barat, bapak KDM. Mohon agar bisa menyelesaikan konflik agraria terkait klaim terhadap tanah warga," ujar Kepala Desa Sukamulya, Ihwan Nur Arifin, Rabu 9 Juli 2025.

Pelepasan ke-lima belas pemuda itu juga dihadiri pemerintah setempat. Ini sebagai bentuk dukungan serta satu suara dan harapan yang sama.

Menurut Ihwan, konflik agraria ini menyebabkan seluas 1.000 hektar lahan warga terancam hilang.

Dia berharap, persoalan itu dapat segera diselesaikan dengan baik. 

"Longmarch dimulai dari Kantor Desa Sukamulya ke Gedung Sate di Bandung, mereka ingin bertemu bapak Dedi Mulyadi dan melakukan audiensi terkait konflik agraria yang memang sudah lama sekali," jelasnya.

Sebelum memulai aksi long march, belasan pemuda itu telah melakukan persiapan sejak beberapa pekan terakhir.

Tentu, kata Ihwan, dengan membawa materi yang akan disampaikan ke Dedi Mulyadi.

"Semoga aksi ini mendapat respon positif, sehingga Dedi Mulyadi dapat turun tangan dan konflik ini bisa terselesaikan," tukasnya.(cok)

Editor : Alpin.
#dedi mulyadi #rumpin #kabupaten bogor