RADAR BOGOR - Pembangunan lapangan golf dan resort di kawasan kaki Gunung Salak, Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, kembali menuai polemik.
Pasalnya, pembangunan lapangan golf tersebut dituding menjadi penyebab bencana banjir yang acap kali melanda sejumlah desa di Kecamatan Tamansari.
Terakhir, bencana banjir melanda Jalan Gang Oding, Desa Sirnagalih pada Sabtu, 5 Juli 2025 lalu hingga berdampak pada puluhan rumah warga.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi pun sampai turun tangan menyelidiki dugaan tersebut.
Pria yang disapa KDM itu menyebut bahwa pembangunan lapangan golf tersebut belum memiliki dokumen AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) sehingga ia meminta untuk segera dihentikan.
Untuk diketahui, lapangan golf itu bernama Bumi Nyiomas Golf & Resort.
Dibangun perusahaan di atas lahan seluas 12 hektare eks HGU PT Perkebunan Nusantara (PTPN).
Tokoh Masyarakat Tamansari, Dwi Arswendo menuturkan, kehadiran orang-orang besar di belakang pembangunan lapangan golf tersebut membuat pemerintah daerah segan untuk mengambil langkah tegas.
"Kita tidak menutup mata, yang saat ini membangun di Tamansari ini pemodal besar, bahkan orang kuat di belakangnya," ungkapnya kepada Radar Bogor, Kamis 10 Juli 2025.
Karena alasan itu lah, kata Arswendo, membuat aparat setempat hanya bisa diam ketika warga menanyakan terkait proyek lapangan golf tersebut.
Kehadiran Gubernur Jawa Barat dalam polemik ini tentu disambut baik warga Tamansari seraya memiliki harapan besar.
"Pemerintah seharusnya berpihak pada masyarakat, bukan pada pengusaha besar yang dengan jelas merubah fungsi lahan dan menimbulkan bencana. Saya harap KDM dapat mengambil tindakan cepat kepada pihak perusahaan," harap Arswendo.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi meminta pembangunan lapangan golf di kawasan kaki Gunung Salak, Tamansari, Kabupaten Bogor dihentikan.
Hai ini merespon peristiwa banjir yang terjadi di wilayah Tamansari yang diduga disebabkan oleh pembangunan tersebut.
Pada Rabu (9/7), Dedi Mulyadi didampingi Camat Tamansari, Yudi Hartono, mendatangi langsung kantor PT RSB unit Ciomas Bogor.
Perusahaan tersebut yang saat ini tengah membangun lapangan golf di wilayah kaki Gunung Salak di Desa Sukamantri, Tamansari.
"Saya lagi bersama Camat Tamansari, ada banjir di Tamansari, ada dugaan, semuanya harus dibuktikan secara ilmiah, yang bersumber dari pembukaan lahan, pembangunan lapangan golf yang dokumen izin amdalnya belum ada," ucap Dedi Mulyadi.(cok)
Editor : Alpin.