RADAR BOGOR - Badan Gizi Nasional (BGN) dan Anggota Komisi IX DPR RI melakukan Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gedung Sekretaris Kabupaten Bogor.
Program Makan Bergizi Gratis adalah upaya nyata pemerintah untuk mengatasi malnutrisi dan stunting masyarakat.
Di Gedung Sekretaris Kabupaten Bogor, sosialisasi program Makan Bergizi Gratis diadakan. 300-an orang yang antusias menghadiri acara yang dimulai pada pukul 09:00 WIB ini.
Anggota Komisi IX DPR RI Achmad Ru'yat, Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Deputi Promosi dan Kerja Sama BGN Ade Tias Maulana, dan narasumber online BGN Anyelir Puspa Kemala hadir pada acara sosialisasi program MBG.
Menurut Achmad Ru'yat, anggota Komisi IX DPR RI, program MBG memiliki peran strategis dalam menurunkan angka stunting dan mencetak generasi yang sehat dan unggul di masa depan.
Achmad Ru’yat menyatakan bahwa program MBG menekankan pentingnya asupan gizi yang konsisten dan berkualitas sejak usia dini untuk menunjang tumbuh kembang anak, baik dari sisi fisik maupun perkembangan otaknya.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari hal-hal penting, seperti pemenuhan gizi sejak dini.
"Pencegahan stunting dan gizi buruk sangat penting karena memiliki dampak yang signifikan terhadap tumbuh kembang anak dan potensi kecerdasannya di masa depan," katanya.
Sementara itu, Ade Tias Maulana menjelaskan bahwa MBG adalah program prioritas nasional yang menyasar peserta didik dari PAUD hingga SMA serta kelompok non-pelajar seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Program MBG juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Untuk menyediakan bahan makanan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Badan Gizi Nasional bekerja sama dengan petani, peternak, dan nelayan lokal.
Selain itu, program ini meningkatkan ekonomi lokal dengan melibatkan bisnis pangan dan menciptakan lapangan kerja di sekitar dapur atau SPPG.
Ade Tias menyatakan bahwa saat ini ada 39 SPPG di Kabupaten/Kota Bogor, dan jumlah ini diharapkan terus meningkat dengan partisipasi masyarakat.
Perwakilan BGN, Senada, yang hadir melalui video conference Anyelir Puspa Kemala, menjelaskan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjadi mitra BGN.
Termasuk proses pendaftaran dan verifikasi, pengajuan lokasi SPPG, dan proses peninjauan dan verifikasi akhir.
Semua prosedur pendaftaran mitra dilakukan melalui website resmi Badan Gizi Nasional. Badan Gizi Nasional juga mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai orang-orang yang menawarkan bantuan atau pengurusan SPPG secara pribadi.
Anyelir menambahkan bahwa keamanan dan transparansi menjadi prinsip utama dalam proses kemitraan Makan Bergizi Gratis.
Makan Bergizi Gratis adalah salah satu pilar penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat.
Sosialisasi program MBG menunjukkan kerja sama antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program MBG. (***)