RADAR BOGOR - Kepada Gubernur Dedi Mulyadi, Pemkab Bogor, kembali menegaskan komitmen dalam mendorong peningkatan infrastruktur dan pelayanan publik di Kecamatan Parung Panjang.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi alias Jaro Ade dihadapan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam acara Abdi Nagri Nganjang ka Warga di Parungpanjang, Kabupaten Bogor.
Dalam acara tersebut, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, kepada Dedi Mulyadi mengungkap bahwa, Pemkab Bogor saat ini telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp 500 Miliar untuk pembangunan infrastuktur jalan.
Baca Juga: Polres Metro Depok Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Cerita Komika Tangkap Maling Motor Tak Diproses, Ini Alasannya
Salah satunya, kata dia, upaya pengadaan pembangunan jalan alternatif khusus angkutan tambang guna mengurangi beban lalu lintas dan dampak kerusakan jalan yang kerap dikeluhkan masyarakat.
"Pak Bupati hari ini sedang memanggil para pengusaha pemilik lahan agar tanahnya bisa dihibahkan untuk pembangunan jalan tambang. Tujuannya agar angkutan tambang tidak lagi lewat Parungpanjang. Kita butuh solusi nyata," kata Jaro Ade. Minggu (13/07/2025).
Tak hanya itu, Jaro Ade juga merespon kebutuhan keberadaan fasilitas kesehatan dan pendidikan di wilayah Parungpanjang yang merupakan hal yang penting. Apalagi, kata dia, masyarakat berharap wilayah Parungpanjang memiliki rumah sakit.
Baca Juga: Sah Berdamai dan Akhiri Dua Poros, HMI Cabang Kota Bogor Kini Resmi Dipimpin Moeltazam
Kemudian, terkait pendidikan, Pemkab terus berupaya mendorong agar tidak ada hambatan bagi anak-anak lulus SD untuk melanjutkan ke jenjang SMP di Parungpanjang.
"Saya juga mendorong Pak Gubernur untuk menambah ruang kelas SMA dan SMK Negeri di Parung Panjang. Jangan sampai ada anak-anak yang kesulitan melanjutkan pendidikan karena keterbatasan fasilitas," imbuh dia.
Begitupun, dalam acara tersebut, dia menyampaikan pesan Bupati Bogor, bahwa seluruh jajaran pemerintah, termasuk DPRD, siap bekerja sama dengan pemerintah provinsi untuk terus memperjuangkan aspirasi dan kebutuhan warga Parungpanjang.
"Kami ingin tahun 2026 nanti, jalan-jalan sudah mulus, investasi masuk, dan masyarakat setempat bisa lebih sejahtera. Kita dorong investasi yang ramah lingkungan dan menyerap tenaga kerja lokal," pungkasnya. (rp2)