Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

PCNU Kabupaten Bogor Gelar Istighosah di Pesantren Daruttafsir Ciampea

Eka Rahmawati • Minggu, 20 Juli 2025 | 16:16 WIB
PCNU Kabupaten Bogor menggelar istighosah dan silaturrahim muasis serta masyayikh NU di Pesantren Daruttafsir Ciampea Bogor.
PCNU Kabupaten Bogor menggelar istighosah dan silaturrahim muasis serta masyayikh NU di Pesantren Daruttafsir Ciampea Bogor.

RADAR BOGOR - PCNU Kabupaten Bogor kembali menggelar istighosah, kali ini sekaligus memperingati haul Al-Maghfurlah KH Muhammad Istichori yang ke-31 di Pondok Pesantren Pesantren Daruttafsir, Cibanteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Sabtu, 19 Juli 2025 malam.

Istighosah dan silaturahim Keluarga Besar NU Kabupaten Bogor memasuki putaran ke-8 dan diselenggarakan di Maqbaroh Almaghfurlah KH Muhammad Istichori.

KH Muhammad Istichori atau Mama Istichori dikenal sebagai ulama besar NU terkemuka di Bogor yang telah mendirikan Pesantren Daruttafsir dan telah berkontribusi dalam perjalanan awal pertumbuhan dan perkembangan NU di eranya.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor Gus Abdul Somad menyampaikan Mama Istichori juga dikenal sebagai Kiai Bogor memiliki jaringan sosial persahabatan yang luas dengan kiai-kiai di berbagai daerah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Timur. 

Baca Juga: Menyusuri Jejak Sesar Citarik di Bogor, Jalur Patahan Aktif di Jawa Barat yang Membentang dari Sukabumi hingga Bekasi

Pada masa mudanya Mama Istichori juga pernah belajar dan tabarrukan di pesantren-pesantren tua bersejarah di antaranya Pesantren Pagentongan, Gunung Puyuh, Gentur, Kudang, Buntet Cirebon Termas Jawa Timur, Pasuruan Jawa Timur. 

Ulama besar Bogor kelahiran 1921 ini semasa hidupnya selain belajar kepada Mama Falak Pagentongan juga pernah belajar di Pesantren Buntet Cirebon, Pesantren Kudang, Pesantren Gentur, Pesantren Termas Jawa Timur, Pesantren Pasuruan. 

"Kehadiran kami di Pesantren Daruttafsir ini menjadi kesempatan berharga bagi kami dapat bersilaturahmi dengan zuriyah Mama Istichori, berbincang hangat beramah tamah dengan beliau semua dan para alumni Daruttafsir," ujar Gus Abdul Somad.

Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Temui Ibu Korban Meninggal dalam Pesta Rakyat Pernikahan Maula Akbar dan Putri Karlina di Garut, Dedi Mulyadi: Hapunteun Pisan

Pada kesempatan tersebut turut hadir zuriyah Mama Falak yakni KH Tubagus Asep Zulfiqor Pemimpin Pesantren Hammalatul Quran Alfalakiyah Pagentongan dan KH Muaz serta para pengurus MWCNU dari berbagai wilayah kecamatan dan para alim ulama setempat. 

"Rasa mahabbah kami kepada Mama Istichori dan para kiai khos lainnya yang telah berjasa terhadap pendirian, pertumbuhan dan perkembangan NU di Bogor akan senantiasa tertanam di hati kami dan akan kami laksanakan keteladanan mulia para muasis dan masyaikh NU tersebut," ungkap Abdul Somad.

Ia meyakini acara ini selain sebagai manifestasi mahabbah kepada Mama Istichori juga menjadi tonggak penting meneladani peran dan langkah kebaikannya untuk selanjutnya dimanifestasikan dalam harakah di Nahdlatul Ulama Kabupaten Bogor.

Sementara itu kegiatan bertajuk "Ziaroh Muassis dan Masyaikh NU" tersebut digelar rutin oleh PCNU Kabupaten Bogor dan sebelumnya pada putaran ke-7 diselenggarakan di Pondok Pesantren Riyadhul Aliyah, Cisempur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor pada Sabtu, 12 Juli 2025.

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Eka Rahmawati
#istighosah #PCNU Kabupaten Bogor