Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kisah Robet Warga Gunung Putri Bogor, Anak Ojol Diterima di Fakultas Kedokteran Untirta

Abilly Muhamad • Selasa, 22 Juli 2025 | 15:41 WIB

Robet Gunawan remaja asal Gunungputri yang masuk perguruan tinggi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Fakultas Kedokteran.
Robet Gunawan remaja asal Gunungputri yang masuk perguruan tinggi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Fakultas Kedokteran.


‎RADAR BOGOR - Robet Gunawan warga asal Gunung Putri, Kabupaten Bogor membagikan kisahnya setelah diterima di Fakulitas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

‎Mulanya jauh sebelum beranjak dewasa lalu diterima di Untirta, pria kelahiran Kalimantan Barat ini menceritakan kisah perjalanannya hingga saat ini.

‎Robet bercerita sejak kecil dirinya bersama keluarga tinggal di wilayah yang cukup pelosok didekat hutan dan pinggir laut di Kalimantan Barat.

‎Disana, kata Robet, untuk menjangkau akses fasilitas kesehatan cukup susah, bahkan harus melintasi Kabupaten untuk mendapatkan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit.

Baca Juga: SEVA Tawarkan Solusi Mudah untuk Pembelian Mobil dan Pinjaman Dana di GIIAS 2025

‎"Karna ditempat aku masih sedikit tenaga kesehatan, layanan kesehatan. Dan masyarakat sekitar cuman bisa mengandalkan obat herbal yang ada di toko. Itu jadi motivasi awal aku buat dibidang kedokteran," ungkap Robet. (22/07/2025).

‎Dengan motivasi itu, saat memasuki sekolah dasar ia pun mulai berkonsultasi dengan orang tuanya bahwa tertarik dengan dunia kedokteran.

"Orang tua support aku dari kecil dia bilang gapapa kejar aja kalo punya mimpi yang pasti orang tua akan mendukung gimanapun caranya. Disitu aku mulai gali lebih jauh belajar ilmu medis," jelas Robet.

‎Bahkan dia mengatakan, kecintaannya terhadap dunia kedokteran itu memang sudah sejak kecil memiliki hobi dibidang medis dan memiliki cita-cita menjadi dokter.

‎Kemudian memasuki sekolah menengah pertama dirinya terus mempelajari soal kedokteran dari buku-buku yang dimiliki maupun meminjam.

Baca Juga: Akhirnya, Pusat Pelatihan Teknisi Mobil Listrik Diresmikan, Menteri Ketenagakerjaan: Siap Cetak SDM Unggul di Industri Otomotif

‎"Saat aku SMP karna SMP masih abu-abu tentang kedokteran belum tau banyak tentang kedokteran baru tau dasarnya aja cuman setelah aku lebih dalam aku pelajari dari buku buku, minta saran dari guru dan memang kedokteran itu pantas buat aku," terang dia.

‎Saat memasuki SMA Robet terus belajar hingga secara beruntun mendapatkan kejuaraan bahkan beasiswa sejak menginjak kelas 2 SD hingga SMA.

‎Kemudian, setelah lulus dari bangku sekolah, dia mencoba mengikuti seleksi perguruan tinggi.

Saat mengikuti jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dirinya tak berhasil lolos.

"Akhirnya ngambil jalur UTBK SNBT. Nah di jalur ini aku searching ada dua type universitas satu universitas yang sudah ternama dan ke dua ada universitas yang aku yakini ke depan akan berkembang menyaingi universitas yang bakal on top yang sekarang ada dipapan atas," ujar dia.

Baca Juga: KPM Jangan Kaget, Ini Kriteria Baru Penerima Bansos Tahap 3 2025, Siap-Siap Ada Perubahan Besar

‎Bagi dia, Universitas yang dipilih yakni Untirta ke depan akan terus berkembang, sehingga ia memilih untuk masuk perguruan tinggi tersebut.

‎"Dari situ aku yakin Untirta ini pilihan yang tepat, karna bisa jadi ke depan nya itu Untirta bisa menjadi salah satu Universitas yang menyaingi. Dari situ aku yakin, makanya aku milih Untirta," kata dia.

‎Kata Robet, meski sebagai anak ojek online (Ojol) dianggap kurang mampu yang mengejar Fakultas Kedokteran oleh orang lain, namun dia percaya diri akan membuktikannya dan juga membantu ekonomi keluarga.

Baca Juga: Panduan Lengkap untuk KPM PKH BPNT: Status Bansos Tahap 3 dan Migrasi Penyaluran dari Pos ke KKS

‎"Sering juga diketawain. Tapi dari situ aku mikir karna aku mau di kedokteran gimana caranya aku harus bisa membantu ekonomi orang tua tapi tidak menggoyahkan sisi akademik aku," tegas dia.

Lebih jauh, Robet menyampaikan, jika sudah menyelesaikan studi S1 nanti di Fakultas Kedokteran Untirta dirinya berencana akan melanjutkan pendidikan dengan mengambil spesialis bedah apabila ditakdirkan bisa melanjutkan S2.

‎Begitupun, Robet bermimpi jika suatu saat berhasil menjadi seorang dokter atas dorongan keluarga dan masyarakat, dirinya akan membangun rumah sakit bagi masyarakat khususnya yang ada di pelosok.

‎"Aku punyan planning ke depan nya mungkin untuk membangun rumah sakit atau itu perusahaan yang bergerak dibidang kesehatan buat memeratakan kaya kesenjangan terhadap pelayanan kesehatan di pelosok pelosok Indonesia," tutupnya.(rp2)

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Alpin.
#ojol #fakultas kedokteran #Gunung Putri