Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Belasan Guru SMP di Ciampea Bogor Mengundurkan Diri, Ini Penjelasan Kepala Sekolah

Septi Nulawam Harahap • Jumat, 25 Juli 2025 | 14:38 WIB
Suasana SMP PGRI Ciampea di Kabupaten Bogor.
Suasana SMP PGRI Ciampea di Kabupaten Bogor.

RADAR BOGOR - Belasan guru di SMP PGRI Ciampea di Kabupaten Bogor mengundurkan diri. Keputusan tersebut diambil setelah para tenaga pendidik tersebut karena berbagai alasan.

Salah seorang guru mengatakan, ia bersama para guru lainnya sepakat untuk mengundurkan diri akibat tidak sejalan dengan kebijakan Kepala SMP PGRI Ciampea. 

“Terutama soal dana PIP,” ujar salah satu guru kepada Radar Bogor Rabu, 23 Juli 2025.

Selain itu, menurut guru tersebut masih ada faktor internal lain yang mendorong para guru tersebut akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri.

Para guru juga membuat petisi yang menyatakan terkait kebijakan-kebijakan sang kepala sekolah yang diduga tidak sesuai aturan.

“Sampai ke pihak yayasan, kami meminta agar kepala sekolah ini diganti, tidak boleh naik lagi tapi rupanya naik lagi,” keluhnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi Kepala SMP PGRI Ciampea Teti Haryati membantah tuduhan tersebut.

Menurutnya, alasan kesejahteraan yang membuat sejumlah guru di sekolahnya memutuskan untuk mengundurkan diri.

“Tidak ada yang harus dirisaukan, kami baik-baik saja, kalau guru keluar masuk kita kan swasta, bukan pegawai negeri,” ujar Teti.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya tetap akan kembali menjalankan kegiatan belajar mengajar meski sejumlah guru mengundurkan diri.

Terkait alasan kesejahteraan, Teti mengaku tidak bisa memaksa para guru bertahan jika memutuskan untuk mengundurkan diri.

“Kalau bicara kesejahteraan, saya harus melihat income yang masuk SPP Rp40 ribu, yatim dibebaskan, orang tidak mampu dibebaskan saya sudah berusaha, saya harus memanage uang sedemikian rupa untuk operasional sekolah,” jelas Teti.(cok)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #guru #mengundurkan diri #smp